Kiwoom Securities: Profit Taking Hambat Penguatan IHSG

Kiwoom Securities: Profit Taking Hambat Penguatan IHSG

- detikFinance
Senin, 18 Feb 2013 07:42 WIB
Kiwoom Securities: Profit Taking Hambat Penguatan IHSG
Jakarta - Mixednya arah perdagangan pasar dunia belum dapat memberi sentimen positif. IHSG kembali bergerak positif dengan mencapai rekor baru minggu lalu. Akan tetapi, resiko profit taking serta kecenderungan overbought dapat menghambat kenaikan ini. Maka, kami memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran yang mixed hari ini.



Bakrie Group – Hak suara sama kuat

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga saat ini posisi kepemilikan hak suara Bakrie Group dan Rothschild sama kuat masing-masing sebesar 30% menjelang RUPSLB 21 Februari mendatang. Hari ini pihak Bakrie berencana menemui OJK untuk melakukan konsultasi karena apabila kalah, akan terjadi perubahan pemegang saham pengendali PT Bumi Resources (BUMI) dan anak perusahaannya, PT Bumi Resources Minerals (BRMS), serta PT Berau Coal Energy (BRAU). Pihak Bakrie juga berencana menemui Menteri ESDM Jero Wacik dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.



IMAS – Rencana ekspansi

PT Indomobil Sukses Internasional (IMAS) akan memperluas jangkauan pasar dengan menambah 35 dealer atau showroom. Ekspansi dealer atau showroom baru akan diutamakan di wilayah yang belum memiliki dealer. sejauh ini IMAS sudah memiliki sekitar 150 dealer yang tersebar di berbagai wilayah tanah air. IMAS telah menganggarkan belanja modal sebesar US$ 120 juta yang bersumber dari kas internal, sekitar 85% dari belanja modal itu akan digunakan untuk membangun dealer dan showroom di tahun ini. Selain memperbanyak dealer, IMAS menargetkan merek lain untuk dibawa ke Indonesia pada tahun ini.



INDF – Transaksi CMFC

PT Indofood Sukses Makmur (INDF) berencana membeli 98 juta lembar saham baru (14.95% kepemilikan saham) yang diterbitkan China Minzhong Food Corporation Limited (CMFC), perusahaan pengolah sayuran terintegrasi China yang sahamnya tercatat pada Singapore Exchange Securities Trading Limited (SGX-ST). Berdasarkan perjanjian penyertaan saham, CMFC akan menerbitkan 98 juta lembar saham baru pada harga S$ 0.915 per lembar sehingga total nilai akuisisi mencapai S$ 89.67 Juta.



MLBI – Belanja modal

PT Multi Bintang Indonesia (MLBI) telah mengalokasikan belanja modal senilai 42 Juta Euro sampai dengan 43 Juta Euro selama empat tahun kedepan. Dana ini akan digunakan untuk proses peremajaan pabrik di Tangerang, Banten yang akan dimulai tahun ini. Peremajaan pabrik dilakukan untuk memenuhi penjualan MLBI yang saat ini untuk kebutuhan domestik dan tidak ada impor. Sampai saat ini, MLBI mempunyai pabrik di Tangerang (Banten) dan Sampang Agung (Surabaya) dan manajemen MLBI menegaskan tidak ada rencana membuat pabrik baru dan stock split.



SMAR & UNSP – Transaksi penjualan lahan

Anak perusahaan PT Sinar Mas Agro Resources & Technology (SMAR), Golden Agri-Resources Ltd. (GAR), mengakuisisi 16,000 Ha lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Bakrie Sumatera Plantation (UNSP) senilai US$ 178 Juta. Proses transaksi telah dilakukan sejak 2 pekan lalu. GAR telah merealisasikan pembelian lahan sawit seluas 27,000 Ha tahun lalu. Total lahan tertanam GAR telah mencapai 459,500 Ha pada 9M 2012., dimana 29% diantaranya merupakan tanaman belum menghasilkan dan 46% telah memasuki usia produktif.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads