First Asia Capital: IHSG Rawan Profit Taking

First Asia Capital: IHSG Rawan Profit Taking

- detikFinance
Senin, 18 Feb 2013 08:24 WIB
First Asia Capital: IHSG Rawan Profit Taking
Jakarta - IHSG akhir pekan kemarin kembali mencatatkan rekor tertinggi baru di 4609,786 atau menguat 21,113 poin. Penguatan indeks komposit dipicu kenaikan harga saham big-caps dan beberapa saham sektoral yang terkait dengan tambang batubara dan perdagangan ritel. Nilai transaksi di pasar Reguler mencapai Rp.4,85 triliun meningkat dibandingkan rata-rata nilai transaksi harian dalam sepekan kemarin yang mencapai Rp.4,22 triliun.

Dana asing masih terus mengalir di pasar saham, mencapai hampir Rp.393 miliar. Selama sepekan IHSG menguat 2,64% dengan asing mencatatkan nilai pembelian bersih Rp.1,89 triliun. Penguatan IHSG tersebut, secara technical, rawan aksi ambil untung karena berada di area overbought.

Sementara dari pasar saham global, indeks saham utama Wall Street akhir pekan kemarin bergerak flat. Indeks DJIA menguat tipis 0,06% di 13981,76 dan indeks S&P melemah tipis 0,10% di 1519,79. Pelaku pasar mengurangi pembelian menyusul kenaikan yang relatif sudah tinggi sejak awal tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melanjutkan perdagangan awal pekan ini, IHSG diperkirakan masih akan bergerak konsolidasi dan rawan terjadinya koreksi menyusul posisi IHSG yang sudah berada di area jenuh beli. IHSG akan bergerak dengan support di 4575 dan resisten di 4630.

IHSG : S1 4575 S2 4550 R1 4630 R2 4650



Saham Pilihan

BRMS 375-445 SoS, SL 365

PNBN 680-720 SoS SL 660

BRAU 265-325, TB, SL 260

SMRA 2000-2100 SoS, SL 1970

MAPI 6650-7000, TB, SL 6550

TSPC 3300-3650 TB, SL 3275

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads