Pada perdagangan akhir pekan (15/02) bursa AS ditutup mixed. Indeks DJIA menguat tipis sebesar 8,37 poin atau +0,06% ke level 13,981.76. Sedangkan indeks Nasdaq melemah sebesar 6,63poin atau -0,21%ke level 3,192.03, indeks S&P ikut melemah sebesar 1,59 poin atau -0,10% ke level 1,519.79. Ditengah variatifnya data ekonomi yang rilis seperti NY Empire State Manufacturing Index yang naik ke level 10 dibandingkan sebelumnya -7,8, Industrial Production (MoM) yang terkontraksi dari 0,3% menjadi -0,10% laju Dow Jones tertahan oleh penurunan saham Wal-Mart karena beredarnya kabar bahwa omzet perusahaan di bulan Februari jadi bencana paling parah. Investor juga mengamati pertemuan G-20 di Moskow dimana pejabat G-20 akan berjanji untuk memastikan bahwa kebijakan moneter difokuskan pada stabilitas harga dan pertumbuhan, bukan dari melemahnya mata uang negara.
Pada awal pekan ini IHSG kami perkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas seiring dengan Indeks Asia yang di buka rata-rata menguat. Namun perlu diwaspadai aksi minor profit taking. Secara teknikal, IHSG membentuk pola Four White Soilders dengan berada melewati upper bolingger bands. Indikator MACD bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang, indikator stochastic telah melewati area overbought. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4555-4635 resistance.
(ang/ang)











































