First Asia Capital: Perdagangan Minim Insentif Positif

First Asia Capital: Perdagangan Minim Insentif Positif

First Asia Capital - detikFinance
Selasa, 19 Feb 2013 08:44 WIB
First Asia Capital: Perdagangan Minim Insentif Positif
Jakarta - Perdagangan kemarin berlangsung bervariasi. IHSG bergerak dalam rentang konsolidasi ditutup menguat tipis 2,260 poin di 4612,046. Saham-saham Grup Bakrie mendominasi transaksi menyusul sejumlah isu individualnya. Rencana pelepasan aset sejumlah anak usahanya untuk mengurangi beban utangnya menjadi pemicu transaksi saham-sahamnya. Selain emiten Grup Bakrie, penguatan juga dialami oleh sektor properti dan perdagangan ritel. Sedangkan saham tambang logam cenderung dilepas pelaku pasar menyusul melemahnya harga komoditas nikel dan timah di pasar Asia. Nilai transaksi di Pasar Reguler mencapai Rp.4,07 triliun dan asing mencatatkan nilai pembelian bersih Rp.465,47 miliar.

Sementara itu pasar saham Wall Street tadi malam tutup libur nasional Presidents’Day. Sedangkan di zona Euro, indeks saham utama DAX Frankfurt naik 0,46% dan CAC paris naik 0,18%. Di zona Euro, pelaku pasar tengah menanti data Purchasing Managers’Index untuk Februari dan indeks sentimen Jerman pekan ini. Pelaku pasar juga dikhawatirkan dengan hasil pemilu Italia yang diselenggarakan Senin kemarin yang bisa menimbulkan ketidakpastian politik di wilayah tersebut. Kontraksi ekonomi di zona Euro sebesar 0,6% pada 4Q12 lalu memberikan pesan kawasan tersebut masih menghadapi sejumlah persoalan ekonomi.

Pada perdagangan hari ini, di tengah minimnya insentif positif pasar, pergerakan harga saham sektoral akan bervariasi. IHSG akan bergerak mixed dalam rentang konsolidasi. IHSG akan bergerak dengan support di 4575 dan resisten di 4630.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


IHSG : S1 4600 S2 4575 R1 4630 R2 4650


Saham Pilihan

BBTN 1590-1640 TB, SL 1580

PTPP 880-950 TB, SL 860

ENRG 105-109 TB, SL 102

BRMS 385-450 SoS, SL 380

MAPI 7000-7300 SoS, SL 6900

WIIM 730-780 TB, SL 720

BUMI 900-1000 TB, SL 870

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads