Minyak light sweet diperdagangkan di level US$95 per barel di New York ditengah spekulasi banyaknya tekanan jual pada komoditas.
IHSG kemarin (20/2) ditutup naik 32,39 poin (+0,70%) ke 4.634,45 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp319,64 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BMRI, UNVR, WSKT, BBTN, dan BBCA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal kenaikan IHSG menghasilkan level all time high yang baru sekaligus menguji resistance level 4.650 yang juga merupakan level 200% fibbonaci extention.
Pada perdagangan hari ini (21/2) IHSG diperkirakan akan berkonsolidasi dengan kecenderungan melemah dimana hal ini terlihat dari indikator RSI yang berada pada area jenuh beli dan juga mengalami pelemahan pada volume chart dan akan bergerak di kisaran 4.550-4.750 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. AALI, BJBR, dan GGRM.
(etr/ang)











































