Pada perdagangan semalam (20/02) bursa AS ditutup melemah. Indeks DJIA melemah sebesar 108,13 poin atau -0,77% ke level 13,927.54, indeks Nasdaq melemah sebesar 49,18 poin atau -1,53%ke level 3,164.41, indeks S&P juga ikut melemah sebesar 18,99 poin atau -1,24% ke level 1,511.95. Rilisnya sejumlah data seperti Housing Starts bulan Januari yang turun 8.5% atau menjadi 890 ribu unit dan Producer Price Index bulan Januari naik 0,2% muncul pernyataan dari The Fed yang mengisyaratkan tidak akan melanjutkan program pembelian aset lagi menjadi kartalis pelemahan Dow Jones pada perdagangan semalam.
Pada perdagangan hari ini IHSG kami perkirakan akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah. Seiring dengan bursa Asia yang di buka rata-rata melemah karena adanya beberapa sentimen dari AS. Secara teknikal, IHSG membentuk pola white marubozu dengan berada di area upper bolingger bands. Indikator MACD bergerak naik dengan histogram positif, indikator stochastic melewati overbought. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4570-4660resistance.
(ang/ang)











































