First Asia Capital: Indeks Bergerak di Zona Negatif

First Asia Capital: Indeks Bergerak di Zona Negatif

First Asia Capital - detikFinance
Kamis, 21 Feb 2013 08:41 WIB
First Asia Capital: Indeks Bergerak di Zona Negatif
Jakarta - Aksi beli selektif mendominasi transaksi kemarin. IHSG berhasil menguat 32,389 poin ditutup di level tertinggi baru 4634,451. Pelaku pasar tampak memburu saham-saham properti, jasa konstruksi, perbankan, dan barang konsumsi. Sedangkan aksi jual cenderung melanda saham pertambangan logam dan emiten Grup Bakrie yang dalam beberapa sesi sebelumnya dilanda aksi beli. Bullishnya pasar terutama merespon kinerja emiten 2012 yang melampaui ekspektasi.

Pada perkembangan lainnya, pasar saham global tadi malam ditutup di zona negatif. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street terkoreksi masing-masing 0,77% dan 1,24% ditutup di 13927,54 dan 1511,95. Koreksi ini menyusul kenaikan harga saham yang relatif sudah tinggi dan pelaku pasar melakukan aksi ambil untung mengingat ruang ke atas semakin terbatas. Aksi penjualan sejumlah saham sektoral dipicu pernyataan pejabat The Fed yang meragukan efektivitas kebijakan stimulus berupa pembelian surat utang senilai USD85 miliar setiap bulan dapat menimbulkan kerugian perbankan dan juga meningkatkan resiko perekonomian. Akibat pernyataan pejabat The Fed tersebut telah menekan harga sejumlah aset beresiko termasuk harga komoditas. Harga emas di AS tadi malam kembali drop 2,51% di posisi USD1564/t.oz dan harga minyak mentah turun hingga 2,34% di USD94,83/ barrel.

Dengan kondisi pasar yang kurang kondusif tersebut, pelaku pasar hari ini cenderung melakukan aksi jual terhadap sejumlah saham sektoral, terutama saham-saham sektoral yang berbasiskan komoditas. IHSG diperkirakan akan bergerak di zona negatif dengan support di 4590 dan resisten di 4650.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4610 S2 4590 R1 4650 R2 4670

Saham Pilihan

PTBA 15300-15750 Buy, SL 15000

BNII 425-455 TB, SL 420

ASII 7600-7850 TB, SL 7500

BMRI 9100-9450 TB, SL 9000

UNVR 23100-23700 TB, SL 22900

MAIN 2725-2950 TB, SL 2650

DGIK 187-199 TB, SL 178

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads