First Asia : Bursa Dipengaruhi Sentimen Global

First Asia : Bursa Dipengaruhi Sentimen Global

First Asia - detikFinance
Jumat, 22 Feb 2013 08:34 WIB
Jakarta -

IHSG kemarin ditutup hanya melemah tipis 2 poin di 4632,404. Pergerakan pasar saham Indonesia relatif lebih kuat dibandingkan pasar saham kawasan Asia yang rata-rata melemah di atas 1%. Arus dana asing dengan pembelian bersih Rp.762 miliar terutama melanda beberapa saham barang konsumsi, properti, dan otomotif mampu menahan kejatuhan saham-saham sektor tambang dan perkebunan. Kekhawatiran dihentikankannya program stimulus oleh bank sentral AS, The Fed, telah memicu tekanan jual terhadap sejumlah aset beresiko seperti saham maupun harga komoditas di pasar global kemarin.

Sementara itu pasar saham Wall Street dan zona Euro tadi malam kembali melanjutkan penurunannya. Indeks DJIA dan S&P melemah masing-masing 0,34% dan 0,63% ditutup di 13880,62 dan 1502,42.Sedangkan di zona Euro, sejumlah indeks saham utama rata-rata terkoreksi di atas 1,5%, seperti indeks FTSE London anjlok 1,62%, DAX Jerman turun 1,88% dan CAC Prancis turun 2,29%. Kembali berlanjutnya tekanan jual di pasar saham global terutama dipicu melemahnya perekonomian di zona Euro dan beberapa laporan ekonomi yang kurang menggembirakan. Survei Flash Manufacturing Purchasing Manager Index (PMI) di zona Euro Februari ini di angka 47,8 lebih buruk dari perkiraan 48,4. Angka di bawah 50 menunjukkan aktivitas perekonomian di zona tersebut mengalami kontraksi. Dari AS, survei Philadelphia Fed Manufacturing Indeks periode Januari menunjukkan penurunan aktivitas perekonomian yakni minus 12,5 dari perkiraan tumbuh 1,5. Penjualan rumah di AS Januari lalu hanya tumbuh 0,4%, namun jumlah penjualan rumah turun ke level terendah dalam 13 tahun terakhir. Angka jobless claims pekan lalu naik mencapai 362 ribu dibandingkan pekan sebelumnya 342 ribu.

Kondisi pasar saham global yang kurang kondusif tersebut bisa mempengaruhi perdagangan saham hari ini. IHSG diperkirakan cenderung terkoreksi dengan support di 4590 dan resisten di 4650.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4610 S2 4590 R1 4650 R2 4670

RALS 1170-1290 Buy, SL 1150
PTPP 910-940 TB, SL 900
KLBF 1120-1200 TB, SL 1000
BRMS 365-400 BoW, SL 360
BRAU 280-325 BoW, SL 275.

¡ Pendapatan ITMG Tumbuh, Laba Bersih Melorot.
¡ BTPN Raih Laba Rp 2 Triliun.
¡ BRMS Hendak Bayar Utang US$ 436 Juta Tahun Ini.
¡ Indosiar-SCTV Merger, Aset SCMA Capai Rp 31,744 Triliun.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads