First Asia: IHSG Dibayangi Aksi Ambil Untung

First Asia: IHSG Dibayangi Aksi Ambil Untung

- detikFinance
Senin, 25 Feb 2013 08:31 WIB
Jakarta - IHSG akhir pekan kemarin kembali mencatatkan level tertinggi baru di 4651,123 atau menguat 18,719 poin. Selama sepekan IHSG menguat 0,90%. Sedangkan sejak awal tahun hingga akhir pekan kemarin IHSG telah menguat 7,7%. Penguatan sejumlah harga saham sektoral selama sepekan kemarin terutama didorong aksi beli asing yang mencatatkan nilai pembelian bersih hingga Rp.3,28 triliun meningkat dari pekan sebelumnya Rp.1,89 triliun. Saham-saham yang dilanda aksi beli terutama yang bergerak di sektor perbankan, properti, perdagangan ritel dan jasa konstruksi. Sedangkan yang dilepas terutama saham tambang logam, batubara dan perkebunan. Sejumlah isu individual emiten seperti rilis kinerja 2012, aksi merger dan akuisisi, serta isu Bumi Plc telah menjadi penggerak pasar selama pekan kemarin. Selain tentunya perkembangan pasar saham global yang terus bergerak di teritori positif.

Indeks DJIA dan S&P di Wall Street selama pekan kemarin masing-masing menguat 0,135 dan 0,28% ditutup di 14000,57 dan 1515,60. Namun pergerakan pasar saham sedikit bertentangan dengan sejumlah harga komoditas seperti harga minyak, emas, nikel, dan timah yang umumnya terkoreksi. Harga minyak mentah dan emas sepekan masing-masing terkoreksi 2% lebih di USD93,36/barrel dan USDUSD1573/t.oz. Pemicu koreksi sejumlah harga komoditas tersebut adalah pelemahan aktivitas ekonomi di zona Euro dan kekhawatiran dihentikannya program stimulus The Fed (QE3) tahun ini. Memasuki perdagangan awal pekan ini pelaku pasar diperkirakan akan lebih berhati-hati melakukan pembelian. Pasar saham global akan kembali fokus pada menjelang berakhirnya perpanjangan tenggat waktu kesepakatan pemotongan anggaran AS awal Maret mendatang.

Perdagangan saham diperkirakan akan dibayangi aksi ambil untung. IHSG akan cenderung bergerak dengan support di 4610 dan resisten di 4670.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4630 S2 4610 R1 4670 R2 4700

Saham Pilihan

KLBF 1120-1200 TB, SL 1000
BRAU 310-350 TB, SL 300.
UNSP 109-121 Buy break 118, SL 107
BBNI 4325-4450 SoS, SL 4300
BMRI 9300-9600 Sell, SL 9150ENRG 107-119 SoS, SL 106
BUMI 840-950 Sell, SL 820

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads