Jakarta - Tampaknya koreksi yang terjadi sebelumnya hanya berupa batu sandungan kecil yang menghambat laju IHSG sementara. Terlihat IHSG dapat kembali rebound setelah terimbas penguatan bursa saham AS pasca dirilisnya kenaikan data-data indeks perumahan dan indeks consumer confidence. Apalagi, setelah bursa saham Asia dan pembukaan pasar saham Eropa mengkonfirmasi penguatan sehingga semakin melambungkan IHSG ke level tertinggi terbarunya. Kembali target resisten kami di level 4708-4715 kembali ditembus. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.721,86 (level tertingginya) jelang pre closing dan menyentuh level 4.674,08 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.716,42. Volume perdagangan dan nilai total transaksi meningkat. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Pada perdagangan Rabu (28/2) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4653-4677 dan resistance 4725-4735. Berpola menyerupai shoting star dekati upper bollinger bands (UBB). MACD kembali bergerak naik dengan histogram positif yang meningkat. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali mencoba naik melewati area overbought. Kekhawatiran kami terhadap IHSG yang akan semakin menjauhi target level psikologis di 4700 telah terjawab dan berhasil ditepis. Bahkan new high record kembali diraih. Kembali kami sampaikan bahwa selama masih ada sentimen positif maka IHSG akan tetap nyaman di area overboughtnya. Tetapi, tetap perlu juga mewaspadai jika ada potensi pembalikan arah.
(ang/ang)