Phillip Securities: IHSG Dapat Melanjutkan Kenaikan

Phillip Securities: IHSG Dapat Melanjutkan Kenaikan

Phillip Securities Indonesia - detikFinance
Kamis, 28 Feb 2013 08:48 WIB
Phillip Securities: IHSG Dapat Melanjutkan Kenaikan
Jakarta - Sebagian besar saham-saham indonesia ditutup positif pada perdagangan Rabu (27/02), dengan IHSG kembali mencetak level tertinggi setelah pada hari sebelumnya sempat turun tajam. Kenaikan IHSG terjadi di tengah kembalinya sentimen positif di pasar regional Asia, setelah penutupan yang positif pada indeks-indeks AS hari Selasa (26/02). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor baru di 4,716.415, naik harian 53.384 poin, atau 1.14%. Kenaikan IHSG didukung oleh menguatnya seluruh 9 sektor utama, dipimpin oleh sektor konstruksi, property dan real estat yang naik tajam 2.80%, diikuti oleh sektor infrastruktur dengan kenaikan 1.90%, dan sektor industri produk konsumen mencetak 1.26%. Mayoritas saham-saham blue-chip juga berakhir positif, dengan indeks LQ45 ditutup di 808.528, naik harian 9.764 poin atau 1.22%. Rupiah berada di level 9,690 per dolar AS, menguat 15 poin dari hari sebelumnya. Imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia bertenor 2 tahun tercatat di level 4.341%, naik 1.8 basis poin dari hari sebelumnya. Perdagangan saham di bursa-bursa regional Asia mayoritas ditutup positif pada hari Rabu (27/02), setelah komentar dari presiden The Federal Reserve, Ben Bernanke, yang mengindikasikan akan dilanjutkannya program pembelian obligasi pemerintah AS oleh bank sentral tersebut. Hal tersebut memicu reli pada saham-saham AS di sesi perdagangan Selasa (26/02). Untuk setiap saham yang turun, lebih dari 3 saham lainnya menguat pada perdagangan Rabu di Bursa Efek Indonesia, dimana 6.137 miliar lembar saham senilai lebih dari Rp 6.19 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi beli bersih dengan nilai total Rp 822.65 miliar. Top gainer Rabu termasuk saham Centris Multipersada Pratama (CMPP) naik 170 poin atau 23.94% ke Rp 880, Pudjiadi & Sons (PNSE) menguat 90 poin atau 16.67% di Rp 630, Leo Investments (ITTG) bertambah 14 poin atau 13.86% menjadi Rp 115, Bumi Resources Minerals (BRMS) mencetak 35 poin atau 12.28% di Rp 320, dan Saham Seri B Hanson International (MYRXP) memperoleh 9 poin atau 11.54% di Rp 87. Sementara saham-saham top loser di antaranya Inter Delta (INTD) jatuh 80 poin atau 18.61% ke Rp 350, Leyand International (LAPD) turun 34 poin atau 17.00% ke Rp 166, Indo Straits (PTIS) kehilangan 150 poin atau 15.00% di Rp 850, Fast Food Indonesia (FAST) terpangkas 1200 poin atau 10.00% di Rp 10,800, dan Mahaka Media (ABBA) melemah 7 poin atau 8.86% di Rp 72.

Saham-saham AS mengalami reli pada perdagangan Rabu (27/02), setelah laporan data penjualan rumah di AS yang positif, dan terutama setelah komentar dari presiden bank sentral AS, Ben Bernanke, di kongres AS. Setelah sempat mengalami fluktuasi pada awal sesi, indeks Dow Jones Industrial naik tajam 175.24 poin, atau 1.3%, di 14,075.37. Indeks S&P 500 berakhir dengan kenaikan 19.05 poin, atau 1.3%, di 1,515.99. Indeks Nasdaq Composite menguat 32.61 poin, atau 1.04%, di 3,162.26. Presiden the Federal Reserve, Ben Bernanke pada hari Rabu mengatakan di kongres AS, bahwa bank sentral AS tersebut memiliki mekanisme untuk mengurangi stimulus dan menghindari perubahan inflasi yang ekstrim. Bernanke juga mengatakan bahwa kebijakan suku bunga rendah masih diperlukan untuk mendukung ekonomi AS.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan kenaikan pada perdagangan hari ini. IHSG kami perkirakan akan bergerak dengan support dan resistance masing-masing di 4,656 dan 4,752.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 

Bullish Stocks:

BSDE - Bullish ( S2: 1,450 , S1: 1,490 , R1: 1,560 , R2: 1,590 )

CPIN - Bullish ( S2: 4,375 , S1: 4,450 , R1: 4,650 , R2: 4,775 )

ICBP - Bullish ( S2: 8,300 , S1: 8,400 , R1: 8,650 , R2: 8,800 )

INDF - Bullish ( S2: 6,850 , S1: 6,950 , R1: 7,150 , R2: 7,250 )

INTP - Bullish ( S2: 21,250 , S1: 21,400 , R1: 21,750 , R2: 21,950 )

 

Bearish Stocks:

UNTR - Bearish ( S2: 18,850 , S1: 19,050 , R1: 19,450 , R2: 19,650 )

SGRO - Bearish ( S2: 2,150 , S1: 2,175 , R1: 2,250 , R2: 2,300 )

BYAN - Bearish ( S2: 8,150 , S1: 8,200 , R1: 8,250 , R2: 8,250 )

GJTL - Bearish ( S2: 2,075 , S1: 2,100 , R1: 2,150 , R2: 2,175 )

MASA - Bearish ( S2: 365 , S1: 370 , R1: 375 , R2: 375 )

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads