Kiwoom Securities: Pasar Masih Mixed

Kiwoom Securities: Pasar Masih Mixed

- detikFinance
Senin, 04 Mar 2013 08:36 WIB
Jakarta - Pasar Mixed. Masih mixednya arah bursa dunia dapat mempengaruhi sentimen di tengah relatif tingginya data inflasi. IHSG masih dapat bergerak positif kembali mencatat rekor baru minggu lalu. Namun, adanya pola doji di dalam area yang overbought mengindikasikan melambatnya momentum penguatan ini. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan bergerak cenderung mixed hari ini.

AISA – Rencana emisi obligasi

PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) berencana menerbitkan obligasi senior dan sukuk ijarah senilai Rp 900 Miliar bertenor lima tahun. Obligasi senior TPS Food I 2013 senilai Rp 600 Miliar digunakan membayar utang anak usaha dan Sukuk Ijarah TPS Food I 2013 senilai Rp 300 Miliar akan digunakan untuk melunasi kewajiban perseroan. Refinancing ini bertujuan untuk menurunkan beban bunga yang ditargetkan menyusut 1%-1.5% pada tahun ini. AISA telah menunjuk tiga penjamin emisi, HSBC Securities, Danareksa Sekuritas dan Indo Premier Securities.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BMTR – Belanja modal

PT Global Mediacom (BMTR) menganggarkan belanja modal US$ 20 Juta - US$ 30 Juta yang berasal dari kas internal perusahaan. Belanja modal ini akan digunakan untuk memperkuat bisnis konten media. Sejumlah transmisi milik BMTR akan diperbaiki dan menambah konten media. BMTR telah menjalin kemitraan dengan perusahaan penyedia layanan internet asal Hong Kong, Tencent dan mendirikan perusahaan joint venture bernama MNC Tencent yang memiliki produk WeChat. Recananya Perusahan akan mengembangkan produk berbasis internet seperti game online. Saat ini, total kas lancar BMTR mencapai RP 5 Triliun. Dana kas tersebut juga akan digunakan BMTR untuk akuisisi bsnis media. Selain dari kas, BMTR juga sedang mencari pendanaan dan pinjaman perbankan.

ELSA – Kinerja 2012

PT Elnusa (ELSA) membukukan lonjakan kinerja laba bersih menjadi Rp 127.9 Miliar Vs rugi bersih Rp 42.78 Miliar pada 2011 lalu kendati hanya membukukan kenaikan pendapatan sebesar 1.3%Yoy menjadi Rp 4.78 Triliun. Namun demikian turunnya beban pokok pendapatan mengakibatkan ELSA membukukan kenaikan laba kotor sebesar 93.1%Yoy menjadi Rp 551.1 Miliar.

MDLN – Rencana penjualan lahan

PT Modernland Realty (MDLN) membutuhkan persetujuan RUPSLB terkait rencana penjualan lahan seluas 150 Ha kepada PT Tangerang Matra Real Estate (TMRE) senilai Rp 3 Triliun. Sebelumya MDLN juga telah menandatangani transaksi penjualan lahan seluas 20 Ha kepada TMRE senilai Rp 400 Miliar. Kedua transaksi merupakan rangkaian transaksi dan termasuk dalam transaksi material, oleh karenanya membutuhkan persetujuan RUPSLB yang akan dilaksanakan pada 3 April 2013.

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads