Dow catatkan record all-time-high. The Dow Jone Industrial Average (DJIA) pada perdagangan kemarin catatkan record all-time-high, dengan ditutup pada level 14,253 (+0.9%). Sementara itu, indeks S&P 500 naik +1% ke level 1,539. Kami melihat sedikitnya ada dua katalis positif bagi kenaikan Dow. Pertama, pernyataan Vice Chairman the Fed, Janet Yellen, yang notabene merupakan orang terkuat nomor dua setelah Bernanke, bahwa bank sentral Amerika masih harus mempertahankan program pembelian obligasi bulanan senilai USD 85 miliar serta pernyataan kandidat deputy governor Bank of Japan, Kikuo Iwata, bahwa BoJ akan melakukan pembelian long-term bond untuk mengejar target inflasi 2%, ditanggapi positif oleh pasar sebagai sinyal dilanjutkannya program pelonggaran moneter. Selain itu, naiknya data ISM Non-Manufacture Indeks di bulan February ke level 56 (est. 55, prior 55.2) menjadi katalis positif tambahan bagi bursa. Akhir minggu ini pasar akan menanti data Unemployment Rate, yang diperkirakan masih pada level 7.9%.
IHSG Cenderung Menguat (Range : 4,720β4,780). IHSG kembali ditutup melemah pada perdagangan kemarin berada di level 4,751. Potensi pelemahan terhadap indeks masih dimungkinkan dan bergerak menuju support level yang berada di 4,720 yang mana jika level tersebut mampu dilewati maka kemungkinan dapat mengakhiri tren penguatan yang terjadi sejak awal tahun dan dapat dipertimbangkan untuk terlebih dulu keluar dari pasar. Namun jika harga berbalik menguat berpeluang untuk mengalami konsolidsasi dengan resistance level di 4,780. Hari ini diperkirakan indeks akan kembali fluktuatif cenderung menguat.
(ang/ang)











































