Mega Capital: IHSG Cenderung Menguat

Mega Capital: IHSG Cenderung Menguat

Mega Capital - detikFinance
Rabu, 06 Mar 2013 08:05 WIB
Mega Capital: IHSG Cenderung Menguat
Jakarta - Tekanan jual mulai ganggu IHSG. Aksi profit taking investor domestik di akhir sesi dua, serta posisi net selling investor asing senilai IDR 23 miliar menjadi pemicu koreksi IHSG, meski sejumlah indeks regional mencatatkan kenaikan. Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup pada level 4,751, terkoreksi tipis –0.2%. Koreksi terutama terjadi pada sektor Keuangan (-1.44%), Industri Dasar (-0.44%) dan Perdagangan (-0.35%). Adapun sektor yang mencatatkan kenaikan cukup tinggi diantaranya sektor Properti (+1.34%), Infrastruktur (+0.79%) dan Aneka Industri (+0.61%). Dari pasar regional, sebagian besar bursa ditutup naik, dipicu langkah sejumlah bank sentral, terutama the Federal Reserve dan Bank of Japan, melanjutkan program pelonggaran moneter. Selain itu, langkah pemerintah China memberikan indikasi pro-pertumbuhan ekonomi dengan menargetkan kenaikan GDP 2013 minimal sebesar +7.5%, menjadi katalis positif tambahan. Indeks Nikkei 225 ditutup naik +0.3% sementara Kospi +0.2%, Hang Seng + 0.4% dan Shanghai +1.8%.

Dow catatkan record all-time-high. The Dow Jone Industrial Average (DJIA) pada perdagangan kemarin catatkan record all-time-high, dengan ditutup pada level 14,253 (+0.9%). Sementara itu, indeks S&P 500 naik +1% ke level 1,539. Kami melihat sedikitnya ada dua katalis positif bagi kenaikan Dow. Pertama, pernyataan Vice Chairman the Fed, Janet Yellen, yang notabene merupakan orang terkuat nomor dua setelah Bernanke, bahwa bank sentral Amerika masih harus mempertahankan program pembelian obligasi bulanan senilai USD 85 miliar serta pernyataan kandidat deputy governor Bank of Japan, Kikuo Iwata, bahwa BoJ akan melakukan pembelian long-term bond untuk mengejar target inflasi 2%, ditanggapi positif oleh pasar sebagai sinyal dilanjutkannya program pelonggaran moneter. Selain itu, naiknya data ISM Non-Manufacture Indeks di bulan February ke level 56 (est. 55, prior 55.2) menjadi katalis positif tambahan bagi bursa. Akhir minggu ini pasar akan menanti data Unemployment Rate, yang diperkirakan masih pada level 7.9%.

IHSG Cenderung Menguat (Range : 4,720β€”4,780). IHSG kembali ditutup melemah pada perdagangan kemarin berada di level 4,751. Potensi pelemahan terhadap indeks masih dimungkinkan dan bergerak menuju support level yang berada di 4,720 yang mana jika level tersebut mampu dilewati maka kemungkinan dapat mengakhiri tren penguatan yang terjadi sejak awal tahun dan dapat dipertimbangkan untuk terlebih dulu keluar dari pasar. Namun jika harga berbalik menguat berpeluang untuk mengalami konsolidsasi dengan resistance level di 4,780. Hari ini diperkirakan indeks akan kembali fluktuatif cenderung menguat.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads