Jakarta -
Tampaknya IHSG memilih opsi kedua kami sebelumnya di mana IHSG memilih untuk rebound setelah mendapat dukungan dari positifnya bursa saham AS pasca rilis penurunan klaim penganggurannya. IHSG tidak memilih untuk bergerak menuju gap (4721-4735) yang belum tertutupi karena diimbangi dengan sentimen positif yang ada. Hijaunya bursa saham AS berimbas positif pada laju indeks saham Asia meskipun beberapa di antaranya ditutup merah. Meski asing mencatatkan nett sell namun, tidak menghalangi IHSG untuk mengikuti arah laju indeks saham Asia yang menghijau. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.854,53 (level tertingginya) jelang preclosing dan menyentuh level 4.803,58 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.819,32. Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Pada perdagangan Senin (18/3) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4792-4808 dan resistance 4825-4862. Berpola menyerupai inverted hammer di atas middle bollinger bands (MBB). MACD masih cenderung turun dengan histogram positif yang turun. RSI, William's %R, dan Stochastic masih melanjutkan downreversal meski terbatas Setidaknya IHSG sudah berhasil bertengger di atas batas target support kami sebelumnya (4749-4765) meskipun gagal bertahan di range target resisten kami (4845-4857). IHSG akan mencoba bertahan menguat meski nantinya kemungkinan akan cenderung bergerak variatif. Diharapkan masih ada tenaga pendorong sentimen, baik dari internal maupun eksternal, untuk mempertahankan laju IHSG untuk tidak kembali melemah.
(ang/ang)