Masih menghijaunya bursa saham Asia, terutama Nikkei, Shanghai, dan HSI karena adanya penilaian positif terhadap outlooknya dan adanya beberapa rilis kenaikan kinerja emiten memberikan tambahan tenaga untuk IHSG untuk tetap bertahan di zona positif meskipun sempat terpeleset ke zona merah. Berbalik positifnya bursa saham Eropa pada pembukaan turut menjaga IHSG di teritori hijau. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.840,66 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.812,87 (level terendahnya) di pertengahan sesi 1 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.822,63. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Pada perdagangan Kamis (21/3) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4797-4815 dan resistance 4850-4862. Berpola menyerupai hammer di atas middle bollinger bands (MBB). MACD cenderung sideways dengan histogram negatif yang flat. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba bertahan untuk tidak melemah lebih dalam. Meski IHSG ditutup di bawah target resisten kami namun, lajunya masih bertahan pada kisaran target support (4800-4822) dan resistance (4836-4847) kami. Jika laju bursa saham Eropa dan AS mampu berbalik menguat kembali tentu akan menambah sentimen positif bagi IHSG untuk dapat bertahan di area positifnya meskipun secara tren pergerakan masih cenderung terkonsolidasi.
(/)










































