Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona negatif di tengah penutupan yang beragam pada indeks-indeks regional Asia hari Kamis (21/03), meskipun pada hari sebelumnya bursa-bursa AS menguat. IHSG ditutup di 4,802.666, tergerus 28.834 poin atau 0.60%. Tujuh dari 9 sektor utama melemah, antara lain sektor pertambangan jatuh 2.48%, sektor aneka industri kehilangan 1.03%, dan sektor industri dasar turun 0.99%. Sementara indeks LQ45 melemah 7.395 poin atau 0.90% di 816.132. Penutupan yang mixed pada indeks-indeks saham Asia hari Kamis terjadi meskipun bursa-bursa AS berakhir positif pada hari sebelumnya. Dari China, data HSBC βFlashβ manufacturing PMI untuk bulan Maret naik menjadi angka indeks 51.7, dari sebelumnya 50.4 di bulan Februari, mengindikasikan adanya kenaikan aktivitas sektor manufaktur di negara tersebut. Sementara dari Eropa diberitakan bahwa bank sentral Eropa (ECB) mengatakan akan menghentikan bantuan likuiditas darurat (Emergency Liquidity Assistance) untuk Siprus pada hari Senin (25/03) ini, apabila negara tersebut belum dapat mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa dan IMF mengenai persyaratan dana talangan untuk sektor perbankan Siprus. Sebanyak 110 saham naik, 164 saham turun, dan sisanya 198 saham tidak berubah pada perdagangan Kamis di Bursa Efek Indonesia, dimana 7.499 miliar lembar saham senilai Rp 7.131 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Transaksi investor asing terakumulasi menjadi jual bersih dengan nilai total Rp 418.513 miliar. Saham-saham yang membukukan performa terbaik pada perdagangan Kamis antara lain Pioneerindo Gourmet International (PTSP) naik 750 poin atau 25.00% ke Rp 3,750, Perdana Bangun Pusaka (KONI) menguat 50 poin atau 20.00% di Rp 300, Multi Indocitra (MICE) bertambah 80 poin atau 15.69% menjadi Rp 590, Buana Finance (BBLD) mencetak 80 poin atau 12.31% di Rp 730, dan Multipolar (MLPL) memperoleh 60 poin atau 9.84% di Rp 670. Sementara saham-saham yang mencatat penurunan terbanyak di antaranya Pudjiadi & Sons (PNSE) jatuh 170 poin atau 21.80% ke Rp 610, Tigaraksa Satria (TGKA) turun 400 poin atau 10.81% ke Rp 3,300, Leyand International (LAPD) kehilangan 20 poin atau 10.53% di Rp 170, Bank Windu Kentjana International (MCOR) terpangkas 25 poin atau 9.09% di Rp 250, dan BISI International (BISI) melemah 70 poin atau 7.53% di Rp 860.
Perdagangan saham di Wall Street berakhir negatif pada hari Kamis (21/03), tertekan oleh data ekonomi zona Eropa yang lemah, kekhawatiran tentang krisis perbankan di Siprus, dan laporan keuangan Oracle Corp. yang mengecewakan. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir turun 90.24 poin, atau 0.6%, di 14,421.49, dengan 25 dari 30 komponennya ditutup di zona negatif. Indeks S&P 500 terpangkas 12.91 poin, atau 0.8%, dan ditutup di 1,545.80, dengan sektor material dan sektor teknologi mengalami penurunan paling banyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Sementara indeks Nasdaq Composite kehilangan 31.59 poin, atau 1%, di 3,222.60. Bank sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis mengatakan akan menghentikan fasilitas bantuan darurat untuk Siprus apabila negara tersebut belum dapat mencapai kesepakatan dengan IMF dan Uni Eropa mengenai dana talangan untuk sistem perbankannya.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat terkoreksi hari ini, di tengah ketidakpastian situasi krisis perbankan di Siprus dan setelah penutupan yang negatif pada indeks-indeks bursa saham AS kemarin. IHSG kami perkirakan akan bergerak dengan rentang harga 4,746 β 4,883 hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Stock Screener:
Bullish Stocks:
FASW - Bullish ( S2: 2,650 , S1: 2,650 , R1: 2,700 , R2: 2,750 )
AUTO - Bullish ( S2: 3,775 , S1: 3,800 , R1: 3,850 , R2: 3,875 )
ADES - Bullish ( S2: 3,350 , S1: 3,525 , R1: 4,000 , R2: 4,300 )
MYOR - Bullish ( S2: 26,750 , S1: 26,900 , R1: 27,250 , R2: 27,450 )
ROTI - Bullish ( S2: 6,950 , S1: 7,050 , R1: 7,250 , R2: 7,350 )
Bearish Stocks:
KRAS - Bearish ( S2: 640 , S1: 650 , R1: 660 , R2: 660 )
BUDI - Bearish ( S2: 115 , S1: 115 , R1: 115 , R2: 120 )
PBRX - Bearish ( S2: 380 , S1: 385 , R1: 390 , R2: 390 )
HEXA - Bearish ( S2: 5,750 , S1: 5,850 , R1: 6,050 , R2: 6,150 )
INTA - Bearish ( S2: 430 , S1: 435 , R1: 445 , R2: 450 )
(dru/dru)