Ditopang data Durable Goods Orders, Dow catatkan record all-time-high. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) kembali mencatatkan record all-time-high di level 14,559, naik +0.77% pada perdagangan semalam. Sementara itu, indeks S&P 500 juga naik +0.78% ke level 1,563 dan Nasdaq +0.53% ke 3,252. Data Durable Goods Orders yang tumbuh sebesar +0.57% di bulan February menjadi katalis positif bagi indeks. Selain itu, rata rata harga property Amerika juga menunjukan kenaikan tipis +0.13% mom selama bulan January, seperti yang tercermin dalam S&P/CaseShiller Home Price Index yang tumbuh ke level 146.14 dari 145.95. Namun demikian ada sejumlah data negative, diantaranya Consumer Confidence turun ke level 59.7 dari 69.6 di bulan Maret serta New Home Sales yang anjlok –14.6% mom di bulan February. Meski demikian, para trader tidak terlalu mengkhawatirkan penurunan Consumer Confidence karena menurut mereka ini lebih disebabkan berlarut larutnya krisis budget. Dengan telah selesainya masalah ini, diharapkan Consumer Confidence akan kembali naik di bulan bulan mendatang.
IHSG Fluktuatif, Cenderung Menguat (Range : 4,795—4,885). IHSG pada perdagangan kemarin kembali ditutup menguat melanjutkan penguatan yang tejadi sehari sebelumnya. Indeks juga sempat menguji resistance level terdekat di 4,850 namun belum mampu melewatinya. Stochastic yang mengalami golden cross memberikan peluang bagi indek untuk kembali bergaek menguat menguji resistance level di 4,865 hingga 4,885. Namun jika IHSG berbalik melemah kemungkinan dapat menguji hingga support level di 4,795. Hari ini diperkirakan indeks kembali fluktuatif dengan kecenderungan menguat.
(dru/dru)











































