First Asia: IHSG Berpeluang Menguji 4.900

First Asia: IHSG Berpeluang Menguji 4.900

- detikFinance
Rabu, 27 Mar 2013 08:50 WIB
Jakarta - IHSG kemarin kembali bergerak di teritori positif menyusul redahnya kekhawatiran atas krisis perbankan Siprus setelah disetujuinya dana talangan Euro 10 miliar ke negara tersebut. IHSG kemarin ditutup menguat 42,855 poin (0,89%) di 4842,519. Aksi beli terutama melanda saham industri semen, infrastruktur dan saham tambang batubara yang sudah mengalami tekanan jual dalam sepekan terakhir. Asing kemarin mencatatkan nilai pembelian bersih Rp.482,85 miliar di tengah meningkatnya nilai transaksi di Pasar Reguler yang mencapai Rp.7 triliun. Selain dipicu kondisi eksternal yang membaik, aksi beli juga dipicu sejumlah isu individual positif emiten.

Pelaku pasar mulai mengantisipasi sejumlah rencana pembagian dividen emiten yang mencatatkan laba cukup tinggi sepanjang 2012 lalu. Sementara pasar saham Wall Street tadi malam kembali bergerak di teritori positif. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,77% dan 0,78% ditutup di 14559,65 dan 1563,77. Penguatan ini mengindikasikan pasar merespon positif perkembangan di Siprus dan optimis atas perkembangan ekonomi global terutama dipicu membaiknya perekonomian AS dan China. Sejumlah data ekonomi AS yang keluar tadi malam menambah optimis pasar atas pemulihan ekonomi di negara adidaya tersebut. Indeks S&P/Case Shiller home price 20-city di AS naik 8,1% (yoy). Durable goods order Maret di AS juga meningkat 5,7% (mom) di atas perkiraan pasar 3,9%.

Dengan kondusifnya pergerakan pasar saham global, IHSG hari ini berpeluang menguji resisten psikologis 4900, dengan support di 4810. Rencana pembagian dividen sejumlah emiten akan menjadi katalis positif aksi beli selektif pelaku pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4810 S2 4775 R1 4900 R2 4930


Saham Pilihan

INDY 1240-1310 Buy, SL 1190

PTBA 13700-14750 Buy, SL 13600

GJTL 2425-2600 Buy, SL 2400

BBTN 1650-1710 TB, 1630

SMGR 17900-19050 TB, SL 17400

PGAS 5600-5900 TB, SL 5350

ANTM 1370-1440 SoS, SL 1350

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads