Mega Capital: IHSG Diperkirakan Mix To Low

Mega Capital: IHSG Diperkirakan Mix To Low

Mega Capital - detikFinance
Selasa, 02 Apr 2013 08:12 WIB
Mega Capital: IHSG Diperkirakan Mix To Low
Jakarta - Inflasi Maret turun, IHSG tetap terkoreksi. Meski inflasi sedikit menurun di bulan Maret, namun akibat sentimen negatif bursa regional IHSG terkoreksi pada perdagangan kemarin. IHSG ditutup turun tipis –0.069% ke level 4,937 dengan investor asing mencatatkan posisi net buying senilai IDR 372.8 miliar. Koreksi terbesar dicatatkan oleh sektor Infrastruktur (-1.16%) dan Keuangan (-1.03%) sementara sektor yang mencatatkan kenaikan tertinggi adalah sektor Perdagangan (+1.79%) dan Pertambangan (+1.28%). Inflasi di bulan Maret secara tidak terduga hanya sebesar 0.63% mom, terendah dalam tiga bulan terakhir. Inflasi inti juga turun ke level 4.21% yoy dari 4.29% yoy di bulan February. Namun demikian, secara year-on-year inflasi naik ke level 5.90% yoy dari 5.31% yoy di February. Dari bursa Asia, data Purchasing Manager Index China yang berada di bawah estimasi pasar serta rendahnya tingkat confidence manufacture di Jepang menjadi katalis negatif bagi bursa. PMI China di bulan Maret te rcatat sebesar 50.9, jauh dibawah estimasi pasar sebesar 51.2. Akibatnya indeks Shanghai terkoreksi –0.2% sementara Nikkei anjlok –1.1%.

Koreksi Wall Street terpicu data manufacturing. Turunnya data manufacturing Amerika menjadi pemicu aksi profit taking di Wall Street, dimana pada perdagangan semalam indeks DJIA turun tipis –0.04% ke level 14,562 sementara S&P 500 terkoreksi –0.045% ke 1,562 dan Nasdaq anjlok –0.87% ke 3,239. Data ISM Manufacturing di bulan Maret turun ke level 51.3 dari 54.2 di bulan February. Data Construction Spending yang tumbuh +1.2% mom tidak mampu mendorong kenaikan indeks. Minggu ini investor masih akan menanti data Unemployment Rate, yang diperkirakan tetap di level 7.7%.

IHSG Diperkirakan Mix To Low (Range : 4,905-4,965). Indeks tampak mengalami konsolidasi dan ditutup melemah tipis di 4,937 setelah pada pekan sebelumnya terjadi rally dan sempat kembali mencetak rekor all-time high. Stochastic yang berada di wilayah overbought berpotensi membawa IHSG kembali mengalami koreksi dan menguji support level 4,905. Akan tetapi RSI yang cenderung menguat berpeluang menahan laju pelemahan indeks. Hari ini diperkirakan indeks kembali bergerak fluktuatif cenderung melemah.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads