Pada perdagangan awal pekan ini (01/04) bursa AS ditutup melemah. Indeks DJIA melemah sebesar 5,69 poin atau turun 0,04 ke level 14,572.85, indeks Nasdaq melemah sebesar 28,35 poin atau turun 0,87% ke level 3,239.17, indeks S&P juga ikut melemah sebesar 7,02 poin atau turun 0,45% ke level 1,562.17. Pelemahan terjadi karena rilisnya data index manufacturing AS yang turun menjadi 51,3 dari sebelumnya 54,2 di tengah data Construction Spending bulan February yang mengalami kenaikan 1,2% menjadi US$885.1 miliar yang mencerminkan pemulihan ekonomi kuartal 1-2013. Namun investor masih mencermati perkembangan di Siprus. Meskipun perbankan Siprus telah kembali aktif akan tetapi kepanikan investor akan timbul apabila kebijakannya tidak sesuai dengan keinginan pasar. Bursa di Eropa dan beberapa di Asia seperti Hong Kong dan Australia masih libur Paskah.
Pada hari ini IHSG kami perkirakan akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah. Sentimen inflasi yang naik dan menurunnya nilai ekspor masih akan membayangi pergerakan IHSG. Secara teknikal, IHSG membentuk white hammer dengan berada di area upper bolingger bands. Indikator MACD bergerak naik dengan histogram positif, indikator stochastic berada di area ovebought. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4875-4960 resistance.
(ang/ang)











































