Jakarta - Sebagian besar saham-saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia menguat pada perdagangan Selasa (02/04), meskipun sentimen negatif mendominasi pasar saham Asia di tengah menguatnya nilai tukar mata uang Yen. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan kenaikan 19.676 poin, atau 0.40%, di 4,957.251. Dukungan lima sektor utama membawa IHSG ke zona positif pada hari Selasa, di antaranya sektor industri produk konsumen yang naik 1.42%, sektor aneka industri mencetak 1.38%, dan sektor infrastruktur bertambah 0.84%. Indeks LQ45 sementara itu ditutup di 837.016, naik 3.496 poin atau 0.42%, dengan 19 dari 45 komponen blue-chip berakhir positif. Di kawasan Asia, indeks-indeks saham utama melemah pada perdagangan Selasa, di tengah menguatnya nilai tukar mata uang Yen menjelang rapat dewan gubernur bank sentral Jepang (BOJ) pekan ini. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada hari Selasa diakhiri dengan naiknya 152 saham, sementara 112 saham turun, dan sisanya 209 saham tidak berubah. Volume transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 8 miliar lembar saham senilai Rp 5.7 triliun. Sementara investor asing membukukan aksi beli bersih dengan nilai transaksi sebesar Rp 357.63 miliar. Dolar AS tercatat di Rp 9,738, melemah 23 poin dari hari sebelumnya. Sementara imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun berada di level 5.587%, naik 1.7 basis poin. Saham-saham yang membukukan kenaikan terbanyak pada perdagangan Selasa antara lain Wicaksana Overseas International (WICO) naik 18 poin atau 33.96% ke Rp 71, Kabelindo Murni (KBLM) menguat 42 poin atau 26.58% di Rp 200, Kokoh Inti Arebama (KOIN) bertambah 50 poin atau 24.39% menjadi Rp 255, Tembaga Mulia Semanan (TBMS) mencetak 1,350 poin atau 20.00% di Rp 8,100, dan Ultra Jaya Milk Industry & Trading Compa (ULTJ) memperoleh 425 poin atau 15.74% di Rp 3,125. Sementara saham-saham yang tercatat turun paling banyak di antaranya Baramulti Suksessarana (BSSR) jatuh 515 poin atau 24.82% ke Rp 1,560, Surabaya Agung Industri Pulp & Kertas Tb (SAIP) turun 35 poin atau 14.58% ke Rp 205, Rimo Catur Lestari (RIMO) kehilangan 29 poin atau 13.81% di Rp 181, Lippo General Insurance (LPGI) terpangkas 300 poin atau 8.76% di Rp 3,125, dan Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) melemah 25 poin atau 8.20% di Rp 280.
Saham-saham AS menguat pada perdagangan Selasa (03/04), dengan indeks Dow Jones dan S&P 500 mencetak rekor tertinggi baru, setelah pemerintah AS mengumumkan rencana untuk menaikkan pembayaran kepada perusahaan asuransi kesehatan di AS dan setelah dirilisnya data manufaktur AS yang positif. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 89.16 poin, atau 0.6%, di 14,662.01. Saham UnitedHealth Group Inc. (UNH) memimpin kenaikan yang termasuk 23 dari 30 komponen Dow. Indeks S&P 500 menguat 8.08 poin, atau 0.5%, di 1,570.25. Saham-saham di sektor kesehatan memimpin kenaikan di antara 10 kelompok industri S&P 500. Saham Hewlett-Packard Co. (HPQ) jatuh 5.2% setelah Goldman Sachs memangkas rekomendasi untuk perusahaan teknologi tersebut dari netral menjadi jual. Indeks Nasdaq Composite bertambah 15.69 poin, atau 0.5%, menjadi 3,254.86. Dari berita ekonomi, departemen perdagangan AS pada hari Selasa merilis data pemesanan untuk pabrik-pabrik di AS yang naik 3% di bulan Februari, sesuai dengan perkiraan pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini, dengan arah momentum dari pasar global, baik bursa AS maupun regional Asia, yang positif hari ini. IHSG kami perkirakan akan bergerak naik, dengan support dan resistance masing-masing di 4,930 dan 4,982.
Technical Stock Screener:
Bullish Stocks:
SSIA - Bullish ( S2: 1,540 , S1: 1,550 , R1: 1,600 , R2: 1,640 )
WIKA - Bullish ( S2: 1,960 , S1: 2,025 , R1: 2,125 , R2: 2,150 )
TBIG - Bullish ( S2: 5,900 , S1: 5,950 , R1: 6,100 , R2: 6,200 )
BBKP - Bullish ( S2: 860 , S1: 870 , R1: 900 , R2: 920 )
BNLI - Bullish ( S2: 1,660 , S1: 1,670 , R1: 1,680 , R2: 1,680 )
Bearish Stocks:
BUDI - Bearish ( S2: 115 , S1: 115 , R1: 115 , R2: 115 )
INKP - Bearish ( S2: 870 , S1: 880 , R1: 900 , R2: 910 )
TKIM - Bearish ( S2: 1,980 , S1: 2,025 , R1: 2,100 , R2: 2,125 )
GJTL - Bearish ( S2: 2,700 , S1: 2,750 , R1: 2,850 , R2: 2,900 )
IMAS - Bearish ( S2: 5,450 , S1: 5,500 , R1: 5,550 , R2: 5,550 )
(dru/dru)