First Asia Capital: IHSG Melemah Terbatas

First Asia Capital: IHSG Melemah Terbatas

- detikFinance
Jumat, 05 Apr 2013 09:17 WIB
First Asia Capital: IHSG Melemah Terbatas
Jakarta - Seiring dengan kurang kondusifnya pasar saham global, sedangkan harga saham sektoral relatif tinggi, telah memicu aksi ambil untung pelaku pasar pada perdagangan kemarin. IHSG ditutup terkoreksi 58,855 poin (1,2%) di 4922,611. Saham-saham big-caps seperti ASII, TLKM, BBCA, BMRI, PGAS menjadi motor penurunan indeks. Asing kemarin membukukan penjualan bersih hingga Rp.539,25 miliar, setelah enam hari perdagangan berturut-turut selalu membukukan net buying. Meningkatnya resiko pasar dipicu kekhawatiran pemulihan ekonomi global tidak sekuat yang diperkirakan awalnya.

Data ekonomi AS yang keluar menunjukkan perlambatan pertumbuhan bisnis manufakturnya dan pertumbuhan kesempatan kerja yang lemah. Data terakhir China juga menunjukkan negara tersebut mengalami perlambatan aktivitas industrinya. Sedangkan dari domestik, perekonomian Indonesia tengah menghadapi tantangan meningkatnya inflasi dan melebarnya defisit neraca perdagangan. Namun langkah sejumlah bank sentral utama dunia melonggarkan moneternya telah memicu penguatan indeks saham sepanjang tahun ini. Kemarin bank sentral Jepang (BoJ) juga mengumumkan langkah pelonggaran moneter secara agresif untuk mengangkat perekonomian negara tersbeut. Ini memicu penguatan indeks Nikkei Tokyo hingga 2,2% dan berimbas pada perdagangan saham di Wall Street. Indeks DJIA dan S&P tadi malam masing-masing ditutup naik 0,38% dan 0,40% setelah sehari sebelumnya terkoreksi 0,76% dan 1,05%. Sedangkan di zona Euro indeks utama saham masih ditutup di teritori negatif menyusul komentar Draghi, Presiden ECB, yang menyatakan ECB tidak akan menutupi kekurangan modal yang dialami perbankan zona Euro. Kemarin ECB dan BoE menahan tingkat bunga acuannya masing-masing 0,75% dan 0,5%.

Melanjutkan perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak bervariasi dengan kecenderungan masih terjadi pelemahan meskipun terbatas. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di 4890 dan resisten 4950.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4890 S2 4855 R1 4950 R2 4985



Saham Pilihan

ENRG 117-125 BoW, SL 115

BRAU 250-265 TB, SL 240

BRMS 380-425 BoW, SL 370

PTBA 15100-15500 TB, SL 15000

ITMG 38000-39400 TB, SL 37000

ASSA 420-455 B, SL 415

BKSL 260-295 TB, SL 250

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads