First Asia: IHSG Masih Dibayangi Aksi Jual

First Asia: IHSG Masih Dibayangi Aksi Jual

- detikFinance
Selasa, 09 Apr 2013 08:52 WIB
Jakarta - Tekanan jual cenderung mendominasi transaksi kemarin. IHSG sempat anjlok 53 poin namun akhirnya ditutup turun 28,547 poin (0,58%) di 4897,521. Nilai transaksi di pasar Reguler hanya Rp.4,6 triliun turun dibandingkan rata-rata harian pekan lalu yang mencapai Rp.5,34 triliun. Saham-saham sektor konsumsi, perbankan, dan properti menjadi pendorong utama penurunan indeks. Tekanan jual dipicu kondisi pasar saham global yang kurang kondusif terutama dipicu sejumlah isu seperti krisis perbankan di zona Euro, perlambatan pertumbuhan aktivitas manufaktur di AS dan China, meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea, dan merebaknya flu burung di China.

Sementara faktor positif adalah rencana sejumlah emiten membagikan dividen tunai. Berkurangnya minat beli juga dipengaruhi penerbitan obligasi global dalam US dolar yang tengah ditawarkan pemerintah. Pemerintah menerbitkan obligasi global dalam dua seri, yakni yang bertenor 30 tahun dengan yield 4,95% dan bertenor 10 tahun dengan yield 3,625%. Ini merupakan yield terendah yang pernah ditawarkan pemerintah. Sementara itu tadi malam pasar saham AS ditutup di teritori positif. Indeks DJIA, setelah bergerak fluktuatif, ditutup menguat 0,33% di 14613,48 dan indeks S&P naik 0,63% di 1563,07. Penguatan ini terutama mengantisipasi keluarnya rilis kinerja keuangan emiten 1Q13. Pelaku pasar memperkirakan pencapaian laba emiten 1Q13 lebih baik dari perkiraan meskipun ekonomi tumbuh lebih lambat.

Pada perdagangan hari ini pergerakan IHSG masih akan dibayangi aksi jual lanjutan, terutama saham big-caps, namun berpeluang rebound di akhir sesi. Aksi beli selektif lebih mendominasi saham-saham lapis dua. IHSG akan menguiji level support di 4850 dan resisten di 4930.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4870 S2 4850 R1 4930 R2 4970

Saham Pilihan

ANTM 1410-1460 TB, SL 1400

BUMI 710-750 BoW, SL 700

SSIA 1520-1600 TB, SL 1500

PTBA 15050-15500 TB, SL 14900

ENRG 118-125 TB, SL 117

KIJA 275-295 BoW, SL 265

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads