Sementara faktor positif adalah rencana sejumlah emiten membagikan dividen tunai. Berkurangnya minat beli juga dipengaruhi penerbitan obligasi global dalam US dolar yang tengah ditawarkan pemerintah. Pemerintah menerbitkan obligasi global dalam dua seri, yakni yang bertenor 30 tahun dengan yield 4,95% dan bertenor 10 tahun dengan yield 3,625%. Ini merupakan yield terendah yang pernah ditawarkan pemerintah. Sementara itu tadi malam pasar saham AS ditutup di teritori positif. Indeks DJIA, setelah bergerak fluktuatif, ditutup menguat 0,33% di 14613,48 dan indeks S&P naik 0,63% di 1563,07. Penguatan ini terutama mengantisipasi keluarnya rilis kinerja keuangan emiten 1Q13. Pelaku pasar memperkirakan pencapaian laba emiten 1Q13 lebih baik dari perkiraan meskipun ekonomi tumbuh lebih lambat.
Pada perdagangan hari ini pergerakan IHSG masih akan dibayangi aksi jual lanjutan, terutama saham big-caps, namun berpeluang rebound di akhir sesi. Aksi beli selektif lebih mendominasi saham-saham lapis dua. IHSG akan menguiji level support di 4850 dan resisten di 4930.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan
ANTM 1410-1460 TB, SL 1400
BUMI 710-750 BoW, SL 700
SSIA 1520-1600 TB, SL 1500
PTBA 15050-15500 TB, SL 14900
ENRG 118-125 TB, SL 117
KIJA 275-295 BoW, SL 265
(dru/dru)











































