(dru/dru)
Waterfront Securities: IHSG Diprediksi Sideways
Rabu, 10 Apr 2013 08:34 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 9 April 2013 ditutup menguat 0,04% pada level 4899. Sektor infrastruktur menyumbangkan penguatan terbesar. Investor asing melakukan net sell senilai Rp400,6 miliar. Penguatan ini dipicu oleh kenaikan indeks bursa global, namun dibayangi oleh faktor negatif pelemahan rupiah dan antisipasi inflasi. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat didorong oleh optimisme akan kinerja emiten dan kenaikan harga komoditas setelah inflasi di China tidak sebesar yang diperkirakan. Inflasi China pada bulan Maret telah turun dari level tertinggi selama 10 bulan terakhir. Inflasi China bulan Maret tercatat sebesar 2,1%, lebih rendah dari estimasi 2,5% dan dari bulan sebelumnya 3,2%. Saham komoditas menguat ditengah spekulasi melemahnya inflasi akan mengurangi tekanan bagi China untuk melakukan kebijakan pengetatan kredit. Sementara itu dalam pidatonya, Ben Bernanke menyatakan kondisi ekonomi saat ini masih jauh dari yang diharapkan. Minutes dari hasil pertemuan The Fed bulan lalu akan dirilis nanti malam. Sementara untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan sideways. IHSG bergerak pada kisaran level 4872 — 4934. Rekomendasi saham: PGAS, INDF, JSMR, LPKR, LPCK, ITMG.
(dru/dru)
(dru/dru)











































