First Asia: IHSG Bergerak di 4.850-4.950

First Asia: IHSG Bergerak di 4.850-4.950

- detikFinance
Kamis, 11 Apr 2013 09:26 WIB
Jakarta - Perdagangan saham kemarin tidak sejalan dengan tren pergerakan pasar saham kawasan Asia yang umumnya menguat. Sebaliknya aksi ambil untung lanjutan terutama terhadap sejumlah saham unggulan seperti ASII, BMRI, dan BBRI cenderung mendominasi. IHSG akhirnya ditutup melemah 22 poin di 4877,475. Nilai transaksi di Pasar Reguler hanya Rp.4,9 triliun dan asing kembali mencatatkan nilai penjualan bersih Rp.264,86 miliar. Koreksi indeks tersebut masih bersifat sementara menyusul pasar tengah menanti langkah BI menetapkan tingkat bunga acuannya hari ini.

Sementara bursa saham global tadi malam kembali melanjutkan tren bullishnya. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street ditutup di level tertinggi baru, masing-masing naik 0,88% dan 1,22% di 14802,24 dan 1587,73. Di zona Euro sejumlah indeks saham utama juga menguat signifikan. Sedangkan harga emas melemah turun 1,75% di USD1558,90/t.oz dan harga minyak mentah di AS naik 0,37% di USD94,55/barrel. Penguatan di Wall Street dan zona Euro kembali dipicu konfirmasi The Fed yang akan melanjutkan program QE berupa pembelian surat berharga hingga USD85 miliar per bulan meskipun ada kekhawatiran The Fed akan menghentikan program tersebut lebih awal. Sedangkan data import China Maret yang membukukan pertumbuhan hingga 14,1% naik dari bulan sebelumnya yang mengalami penurunan 15,2% turut mengangkat sentimen positif pasar.

Pada perdagangan saham hari ini, pergerakan IHSG diperkirakan akan terimbas sentimen positif dari pasar saham global. Dari domestik, hari ini BI akan mengumumkan tingkat bunga acuannya yang diperkirakan masih ditahan di 5,75% meskipun ada kekhawatiran naiknya inflasi. Saham-saham properti, perbankan dan barang konsumsi diperkirakan akan mendapatkan kembali momentum penguatannya. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di 4850 dan resisten di 4930.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4850 S2 4805 R1 4930 R2 4950

Saham Pilihan

ANTM 1400-1440 TB, SL 1380

PTBA 15250-15500 TB, SL 14900

INDY 1240-1320 TB, SL 1200

BBKP 880-930 BoW, SL 860

LPKR 1280-1330 BoW SL 1260

DGIK 210-230 BoW, SL 205

PGAS 5650-6000 BoW, SL 5500

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads