Kiwoom Securities: IHSG Dapat Tekanan dari Pasar Global

Kiwoom Securities: IHSG Dapat Tekanan dari Pasar Global

- detikFinance
Kamis, 18 Apr 2013 08:31 WIB
Kiwoom Securities: IHSG Dapat Tekanan dari Pasar Global
Jakarta - Negatifnya pasar dunia serta melemahnya harga komoditas dapat memberikan tekanan. IHSG kembali bergerak positif dengan penutupan pada level tertinggi baru kemarin. Serta, cukup tingginya minat beli asing diharapkan dapat mempertahankan posisi IHSG. Maka, kami memperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan potensi negatif untuk hari ini.



ASRI – Tingkatkan target marketing sales

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Alam Sutera Realty (ASRI) menaikkan target marketing sales 2013 menjadi Rp 5.6 Triliun dari target awal Rp 4.2 Triliun. Tahun lalu ASRI membukukan marketing sales Rp 3.6 Triliun sehingga target marketing sales ASRI tahun ini naik 55.56% dari tahun sebelumnya. Sepanjang 1Q 2013, marketing sales ASRI sudah mencapai Rp 1.3 Triliun. ASRI telah menganggarkan belanja modal Rp 3.2 Triliun pada tahun ini dari sebelumnya Rp 2.5 Triliun untuk akuisisi lahan.



AUTO - Belanja modal 2013 & Dividen

PT Astra Otoparts (AUTO) menaikkan belanja modal tahun ini demi mengantisipasi lonjakan permintaan komponen otomotof terutama dari low cost green car (LCGC). AUTO akan menganggarkan belanja modal tahun ini berkisar Rp 2.5-3 Triliun untuk keperluan ekspansi usaha. Tahun lalu belanja modal AUTO mencapai Rp 1.5 Trilun. Sumber anggaran belanja modal berasal dari kas internal, pinjaman pihak ketiga serta dari hasil penerbitan rights issue. AUTO akan membagikan dividen Rp 419.31 Miliar setara dengan 39.8% dari laba bersih 2012 senilai Rp 87 per saham.



KPIG – Rencana rights issue

PT MNC Land (KPIG) berencana menerbitkan 1.28 miliar lembar saham baru (26.6% saham) melalui proses rights issue. Mengacu pada harga penawaran saham Rp 1,520 per lembar, maka total perolehan dana mencapai Rp 1.95 Triliun. Sekitar Rp 1.4 Triliun dana rights issue dialokasikan untuk mengakuisisi Lido Lake Resort dan Golf di Sukabumi. Transaksi dilakukan melalui pembelian obligasi konversi PT Lido Nirwana Parahyangan dan PT Lido Golf Prima dari Charlton Group Holdings Ltd. Sisa dana rights issue akan dialokasikan untuk modal kerja.



PGAS – Belanja modal

PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) mengalokasikan dana belanja modal sekitar US$ 250-500 Juta tahun ini untuk mengembangkan infrastruktur bisnis pipa dan non-pipa. Kebutuhan dana akan berasal dari kas internal yang saat ini nilainya mencapai US$ 1.5 Miliar. Manajemen juga tengah mengkaji rencana akuisisi tiga blok gas baru dengan alokasi dana sekitar US$ 1 Miliar. PGAS berencana membangun jaringan pipa di Semarang (50 Km) dengan kapasitas 50 mmscfd dan Lampung (80 Km) dengan kapasitas 80 mmscfd. Sementara itu RUPS menyetujui pembagian dividen atas 58.8% laba bersih 2012 senilai Rp 202.77 per lembar saham.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads