Keadaan sebaliknya dialami oleh bursa saham regional Asia. Mayoritas indeks utama Asia mampu membalik posisi kerugian pada penutupan hari sebelumnya. Hal ini utamanya dipengaruhi oleh sentimen positif dari kebijakan Bank Sentral China yang melonggarkan nilai tukar Yuan atas Dollar Amerika yang mampu mengurangi dampak sentimen negatif atas lemahnya data ekonomi Amerika Serikat.
Laju fluktuatif IHSG diperkirakan akan memasuki kembali berada dalam tahap konsolidasi setelah berhasil menembus level 5,000 di minggu kemarin, meskipun peluang menguat masih besar, hal ini turut didukung dengan kinerja sebagian besar emiten (terutama emiten besar) yang semakin membaik.
(ang/ang)











































