OSO Securities: Indeks Cenderung Menguat

OSO Securities: Indeks Cenderung Menguat

OSO Securities - detikFinance
Rabu, 01 Mei 2013 08:44 WIB
Jakarta - Pada perdagangan kemarin (30/04) IHSG ditutup kembali menguat. IHSG ditutup pada level tertinggi sepanjang sejarah di level 5,034.07 atau naik 0.68% di tengah munculnya sentimen belum jelasnya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Sentimen yang datang seperti turunnya pengangguran Jepang ke level terendah dalam empat tahun yaitu 4,1% dari sebelumnya 4,3% memberi sentimen positif. Penguatan ini dipimpin oleh sektor barang konsumsi yang naik 4.39%. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 539 miliar.

Global Market

Perdagangan semalam (30/04) bursa Wall Street rata-rata ditutup menguat. Indeks DJIA menguat sebesar 21,05 poin atau naik 0,14% ke level 14,839.80, indeks Nasdaq menguat sebesar 21,77 poin atau naik 0,66% ke level 3,328.79, indeks S&P juga ikut menguat sebesar 3,96 poin atau naik 0,25% ke level 1,597.57.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sentimen positif rilisnya harga rumah AS naik pada bulan Februari sebesar 9,3% dan tingkat kepercayaan konsumen yang naik pada bulan April serta laporan kinerja emiten yang melampaui estimasi. Disamping itu, pasar juga menanti hasil pertemuan Federal Reserve AS yang diharapkan tetap melanjutkan pelonggaran moneter.

JCI Prediction

Hari ini IHSG kami perkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat tetapi perlu di waspadai aksi profit taking pasca IHSG yang menembus rekor sepanjang sejarah. Selain itu, investor masih menanti data ekonomi seperti inflasi dan neraca lancar Indonesia. Secara teknikal, IHSG seperti membentuk two white soilders dengan mendekati area upper bolingger bands. Indikator MACD bergerak naik dengan histogram positif, indikator stochastic berada di area overbought. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4954-5068 resistance.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads