Sementara di Wall Street tadi malam, setelah mengalami rally dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, indeks DJIA dan S&P ditutup terkoreksi masing-masing 0,94% dan 0,93% di 14700,95 dan 1582,70. Koreksi terutama dipicu kekecewaaan pasar terhadap sejumlah data ekonomi AS yang keluar seperti data tenaga kerja dan aktivitas manufaktur AS yang melemah. Indeks ISM Manufacturing PMI AS April lalu turun ke 50,7 dari bulan sebelumnya 51,3. Sedangkan menurut data tenaga kerja ADP, angka kesempatan kerja sektor swasta April di AS hanya tercipta 119 ribu dibawah angka bulan sebelumnya 131 ribu dan ekspektasi ekonom 154 ribu. The Fed dalam pernyataannya kemarin memberikan sinyal positif akan melanjutkan program stimulus (QE3) meskipun mengingatkan kebijakan pengetatan anggaran di AS membuat resiko pertumbuhan ekonomi meningkat.
Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan akan rawan bergerak di teritori negatif menyusul posisi indeks yang sudah relatif tinggi dan perkembangan pasar saham global yang kurang kondusif di tengah ancaman perlambatan pertumbuhan ekonomi di sejumlah kawasan ekonomi dunia. IHSG diperkirakan bergerak di support 5025 dan resisten di 5075.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Saham Pilihan
BBNI 5400-5750 TB, SL 5250
SSIA 1630-1710 TB, SL 1600
PTPP 1480-1550 TB, SL 1450
ASRI 1050-1120 BoW, SL 1030
LPCK 7000-7600 TB, SL 6500
BBKP 940-990 TB, SL 930
GJTL 2850-3150 TB, SL 2800
(ang/ang)











































