Minyak light sweet diperdagangkan di level US$95 per barel di New York ditengah menurunnya permintaan minyak dari China dan OPEC meningkatkan produksinya.
IHSG kemarin (13/5) ditutup turun 51,31 poin (-1,00%) ke 5.054,63 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp397 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, BMRI, INDF, BBNI, dan BBTN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, pelemahan IHSG menghasilkan sinyal dead cross pada indikator Stochastic.
Pada perdagangan hari ini (14/5) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dan bergerak di kisaran 5.000-5.115 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. GJTL, MAPI, dan UNVR.
(etr/ang)











































