First Asia: IHSG Rawan Koreksi

First Asia: IHSG Rawan Koreksi

- detikFinance
Selasa, 21 Mei 2013 08:43 WIB
First Asia: IHSG Rawan Koreksi
Jakarta - IHSG awal pekan berhasil menembus level psikologis baru 5200, menyusul aksi beli lanjutan pelaku pasar. IHSG ditutup di 5214,976 naik 69 poin (1,35%). Harga saham sektoral terus bergerak ke atas menandai tren bullish sepanjang tahun ini. Nilai transaksi di Pasar Reguler kemarin meningkat signifikan hingga mencapai Rp.7 triliun dengan pembelian bersih asing mencapai hampir Rp.531 miliar. Sejumlah saham big-caps yang menopang penguatan indeks antara lain TLKM, BMRI, BBRI, ASII, dan PGAS.

Secara sektoral aksi beli mendominasi saham-saham sektor industri barang konsumsi, semen, manufaktur dan otomotif. Selain ditopang sentimen bullish pasar saham kawasan Asia dan global, penguatan indeks juga ditopang respon positif atas pengangkatan Chatib Basri sebagai Menteri Keuangan baru. Sementara tadi malam perkembangan Wall Street ditandai aksi ambil untung pelaku pasar setelah dalam beberapa sesi perdagangan indeks utama di Wall Street mengalami rally. Indeks DJIA dan S&P ditutup melemah tipis masing-masing 0,12% dan 0,07% di 15335,28 dan 1666,29. Pelaku pasar tengah melakukan konsolidasi setelah indeks mengalami rally panjang menyusul meningkatnya kekhawatiran terjadinya pembalikan arah. Di tengah harga saham sektoral yang relatif tinggi pelaku pasar berspekulasi The Fed akan mempercepat penghentian program stimulusnya (QE3). Di sisi lain, harga emas tadi malam rebound hingga 2% di USD1396,80/t.oz. Sedangkan harga minyak mentah menguat 0,6% di USD96,87/barrel.

Melanjutkan perdagangan hari ini, pergerakan IHSG akan rawan terkoreksi di tengah penguatan yang terjadi. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 5180 dan resisten di 5240.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 5180 S2 5150 R1 5240 R2 5270

Saham Pilihan

BBTN 1360-1450 BoW, SL 1350

SMCB 3150-3350 TB, SL 3100

RALS 1480-1600 TB, SL 1470

KIJA 315-345 TB, SL 305

BSDE 1760-1840 BoW, SL 1750

ANTM 1310-1360 BoW, SL 1280

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads