Minyak light sweet diperdagangkan di level US$96 per barel di New York ditengah penguatan nilai mata uang US Dollar.
IHSG kemarin (21/5) ditutup turun 26,22 poin (-0,50%) ke 5.188,76 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp92 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BBRI, LPKR, ASII, TRAM, dan UNTR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, meskipun IHSG ditutup melemah, pada sesi intraday IHSG sempat menciptakan level all time high yang baru yang juga didukung adanya peningkatan volume.
Pada perdagangan hari ini (22/5) IHSG diperkirakan masih berpotensi menguat di mana hal ini juga didukung oleh indikator MACD yang menghasilkan sinyal bullish dan diperkirakan bergerak di kisaran 5.115-5.300 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ADHI, LPCK, dan TBIG.
(etr/ang)











































