Jakarta - Kembali IHSG mematahkan perkiraan akan terjadinya pelemahan setelah laju bursa saham AS sebelumnya ditutup positif dengan adanya komentar dari salah 1 petinggi The Fed yang masih menginginkan kelanjutan dari program stimulus. Meski sempat mampir ke zona merah namun, IHSG kembali bangkit dan berhasil melaju ke level psikologisnya di 5200an. Bahkan melewati target atas resisten kami (5218). Di sisi lain, laju bursa saham Asia pun bervariatif sehingga tidak banyak memberikan imbas pada IHSG namun, momentum pelemahan sebelumnya memang dimanfaatkan pelaku pasar untuk masuk dengan sentimen positif dari AS. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5235,76 (level tertingginya) jelang preclosing dan menyentuh level 5185,55 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 5208,00. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Pada perdagangan Kamis (22/5) diperkirakan IHSG akan berada pada support 5145-5178 dan resistance 5196-5218. Berpola menyerupai inverted hammer pada upper bollinger bands (UBB). MACD masih datar dengan histogram positif yang sedikit memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba dekati area overbought. Meski posisi low IHSG masih di atas target support kami (5178) namun, juga berhasil melampaui target resisten (5218) sehingga memberikan kesempatan untuk melakukan profit taking. Dari bentuk chart juga terlihat besarnya tekanan jual dibandingkan dorongan beli sehingga rentan alami koreksi bila sentimen dan bursa saham global tidak cukup mendukung. Untuk itu, tetap cermati sentimen yang ada.
(ang/ang)