Melihat adanya panic selling pada hari kamis kemarin, para pelaku pasar mungkin tersadar bahwa rapuhnya pergerakan indeks terhadap berita negatif. Data manufaktur China yang kontraksi (hanya 49,6 dari prediksi 50,5) memang mengecewakan. Namun respon pasar saya rasa sangat berlebihan. Data-data ekonomi di AS masih tumbuh positif. Itu sebabnya pada Jumat kemarin pasar kembali rebound.
Pasar sudah menjadi sangat sensitif terhadap isu negatif. Oleh karena itu untuk pergerakan pekan depan IHSG menjadi sangat sensitif. Potensi untuk terkoreksi cukup besar karena secara teknikal indikator MACD sudah melemah dan RSI sedang memasuki area overbought. Namun sektor properti baru saja mendapat kabar baik. Moody's menyatakan para pengembang Indonesia, khususnya yang mengembangkan properti di Jabodetabek akan mendapatkan keuntungan besar dalam 12-18 bulan ke depan, menyusul besarnya permintaan di seluruh segmen properti. Oleh karena itu sektor properti diharapkan masih dapat bergerak naik di akhir Mei ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG 5100 - 5180
Saham Pilihan
ASII 7050 - 7250 Spec Buy
BJTM 425 - 465 Maintain Buy
BSDE 1780 - 1840 Maintain Buy
JSMR 6550 - 7000 Spec Buy
RALS 1430 - 1540 Buy on Weakness
WIKA 2475 - 2675 Buy on Weakness
(dru/dru)










































