Minyak light sweet diperdagangkan di level US$94 per barel di New York ditengah adanya tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi China.
IHSG kemarin (27/5) ditutup turun 69,96 poin (-1,36%) ke 5.085,14 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp1248 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. SMGR, PGAS, INTP, BBRI, dan BMRI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, pelemahan IHSG menghasilkan sinyal dead cross pada indikator MACD dan sinyal bearish pada indikator Stochastic.
Pada perdagangan hari ini (28/5) IHSG diperkirakan masih berpotensi melemah dan bergerak di kisaran 5.030-5.175 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. INKP, LPCK, dan ROTI.
(etr/ang)











































