Minyak light sweet diperdagangkan di level US$95 per barel di New York ditengah perkiraan menurunnya persediaan minyak US.
IHSG kemarin (28/5) ditutup naik 91,10 poin (+1,79%) ke 5.176,24 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp492 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. PGAS, TLKM, BBNI, INTP, dan BBRI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, penguatan IHSG menghasilkan sinyal bullish engulfing candlestick. Hal ini mengindikasikan koreksi yang terjadi pada IHSG selama minggu kemarin telah berakhir.
Pada perdagangan hari ini (29/5) IHSG diperkirakan berpotensi melanjutkan kembali bullish trend-nya, dimana hal ini juga dikonfirmasi oleh indikator Stochastic yang menghasilkan sinyal golden cross dan bergerak di kisaran 5.070-5.250 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. GGRM, GJTL, dan TAXI.
(/)











































