Minyak light sweet diperdagangkan di level US$93 per barel di New York ditengah kekhawatiran mengenai kemungkinan pengurangan jumlah stimulus oleh The Fed.
IHSG kemarin (29/5) ditutup naik 24,46 poin (+0,47%) ke 5.200,69 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp797 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, MPMX, TLKM, BBRI, dan INTP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, penguatan IHSG menghasilkan sinyal bullish pada indikator Stochastic.
Pada perdagangan hari ini (30/5) IHSG diperkirakan akan kembali menguat untuk menguji level resistance yang juga merupakan level all time high IHSG dan bergerak di kisaran 5.150-5.250 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. GGRM, MYOR, dan UNVR.
(etr/ang)











































