First Asia: IHSG Rawan Koreksi

First Asia: IHSG Rawan Koreksi

First Asia - detikFinance
Jumat, 31 Mei 2013 08:51 WIB
First Asia: IHSG Rawan Koreksi
Jakarta - Perdagangan saham kemarin didominasi aksi jual pelaku pasar, terutama asing yang mencatatkan nilai penjualan bersih hingga Rp.1,43 triliun. Alhasil IHSG ditutup terkoreksi 71,046 poin atau 1,37% ke posisi 5129,647. Koreksi terutama dipicu aksi jual atas sejumlah saham big-caps seperti TLKM, BBRI, BMRI, BBCA, ASII. Sedangkan pembelian selektif masih terjadi di saham properti dan jasa konstruksi. Koreksi IHSG kemarin seiring dengan sentimen negatif bursa kawasan dan berlanjutnya tren pelemahan rupiah atas dolar AS yang kini mencapai di level Rp.9800/US dolar.

Pelemahan rupiah bisa menambah tekanan terhadap kenaikan inflasi domestik sehingga dinilai bisa mengganggu kestabilan kondisi makro ekonomi Indonesia. Sementara tadi malam di Wall Street, indeks utama saham kembali rebound. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,14% dan 0,37% ditutup di 15324,53 dan 1654,41. Pelaku pasar kembali optimis The Fed akan tetap melanjutkan program stimulusnya (QE3) menyusul recovery perekonomian AS yang dinilai masih belum cukup kuat. Kemarin data pendahuluan angka PDB 1Q13 AS hanya tumbuh 2,4% dibawah estimasi ekonom sebelumnya 2,5%. Kontrak penjualan rumah di AS April lalu hanya naik 0,3% dibawah perkiraan sebelumnya 1,3%. Kondisi perekonomian AS saat ini dinilai masih tetap butuh stimulus untuk menuju pemulihan ekonomi yang lebih kuat.

Pada perdagangan akhir pekan sekaligus menandai akhir Mei pergerakan IHSG diperkirakan masih rawan terjadi koreksi lanjutan meskipun di beberapa saham sektoral berpeluang terjadi technical rebound. IHSG akan bergerak dengan rentang support di 5100 dan resisten di 5140.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 5100 S2 5070 R1 5140 R2 5190

Saham Pilihan

MDLN 1050-1120 TB, SL 1030

BIPI 150-157 BoW, SL 146

BBTN 1360-1410 BoW, 1340

BRMS 350-390 TB, SL 340

LTLS 900-1050 TB, SL 880

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads