First Asia: IHSG Cenderung Mixed

First Asia: IHSG Cenderung Mixed

- detikFinance
Selasa, 04 Jun 2013 08:51 WIB
First Asia: IHSG Cenderung Mixed
Jakarta - Perdagangan saham kembali didominasi aksi jual pelaku pasar. Investor asing kembali keluar dari pasar hingga Rp.1,68 triliun menyusul kekhawatiran atas pelemahan lanjutan nilai tukar rupiah yang kemarin mendekati level Rp.9900/US dolar dan sentimen negatif dari bursa kawasan Asia. IHSG ditutup terkoreksi 1,9% atau 97 poin di 4971,354. Tren pelemahan Rupiah atas US dolar bisa menambah tekanan terhadap inflasi tahun ini yang cenderung meningkat menyusul rencana pemerintah menaikkan harga BBM dalam waktu dekat.

Dari faktor eskternal, tekanan jual dipicu sentimen bursa kawasan Asia yang kembali bergerak di zona negatif merespon data manufaktur China Mei yang kembali mengalami kontraksi. Indeks HSBC Final Manufacturing PMI China Mei lalu turun ke 49,2 dari bulan sebelumnya 49,6. Sementara tadi malam di Wall Street indeks DJIA dan S&P berhasil ditutup di teritori positif setelah bergerak fluktruatif sepanjang perdagangan. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,92% dan 0,59% ditutup di 15254,03 dan 1640,42. Pada sesi awal indeks Wall Street cenderung bergerak di negatif area merespon indeks ISM Manufacturing PMI AS yang turun ke 49,0 dari bulan sebelumnya di 50,7. Ini merupakan level terendah sejak Juni 2009. Namun akhir sesi, aksi beli balik mendominasi yang membuat Wall Street kembali ditutup positif menyusul spekulasi pasar program stimulus The Fed tidak akan dikurangi untuk waktu dekat.

Mencermati pergerakan pasar saham global, pergerakan IHSG hari ini cenderung mixed dan berpeluang mengalami technical rebound. IHSG akan bergerak di support 4950 dan resisten di 5030.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 4950 S2 4870 R1 5030 R2 5075



Saham Pilihan

TLKM 11100-11800 TB, SL 10900

BBKP 780-830 TB, SL 760

ASSA 350-395 BoW, SL 340
ENRG 131-142 BoW, SL 126

SSIA 1510-1620 TB, SL 1500

ASII 6900-7200 BoW, SL 6750

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads