Mega Capital: IHSG Fluktuatif, Menguat Terbatas

Mega Capital: IHSG Fluktuatif, Menguat Terbatas

Mega Capital - detikFinance
Selasa, 04 Jun 2013 09:09 WIB
Mega Capital: IHSG Fluktuatif, Menguat Terbatas
Jakarta - Bursa tertekan defisit perdagangan. Melebarnya defisit perdagangan mendekati level terbesar menjadi katalis negatif bagi bursa saham, dimana pada perdagangan kemarin IHSG anjlok hampir –2% ke level 4,971. Investor asing juga membukukan posisi net selling cukup besar senilai IDR 1.67 triliun. Semua sektor kecuali sektor Infrastruktur (+0.93%) mencatatkan penurunan, dengan penurunan terbesar dialami oleh sektor Properti (-3.87%), Perkebunan (-2.88%) dan Barang Konsumsi (-2.80%). Berdasarkan data yang dirilis oleh BPS, defisit perdagangan di bulan April mencapai USD 1.6 miliar, jauh memburuk dibanding bulan Maret yang masih mencatatkan posisi surplus sebesar USD 138 juta. Anjloknya ekspor sebesar –9.1% akibat harga komoditas yang rendah menjadi penyebab utama defisit perdagangan. Nilai tukar Rupiah terhadap USD kemarin melemah ke level IDR 9,905. Turunnya tingkat inflasi di bulan May ke level +5.47% yoy (-0.03% mom) dari sebelumnya +5.57% yoy (-0.10% mom) tidak berhasil mengangk at indeks. Selain turunnya tingkat inflasi, sebenarnya masih terdapat data ekonomi positif lainnya, dimana HSBC Manufacturing PMI Indonesia di bulan May masih stabil di level 51.6, yang merupakan level kedua tertinggi sejak November tahun lalu.

Komentar the Fed angkat Wall Street. Pernyataan President the Federal Reserve Bank of Atlanta, Dennis Lockhart, bahwa pihaknya masih akan mempertahankan program quantitative easing menjadi katalis positif bagi Wall Street. Pada perdagangan semalam indeks DJIA ditutup naik +0.92% ke level 15,254 sementara indeks S&P 500 juga naik +0.59% ke 1,640 dan Nasdaq +0.27% ke 3,465. Selain itu, naiknya penjualan mobil AS, baik untuk pasar domestik maupun ekspor; dimana penjualan mobil domestik tumbuh +2.4% dan jika memperhitungkan penjualan ekspor naik +1.6%, menjadi katalis positif tambahan bagi bursa. Hanya saja ada sedikit data yang kurang bagus dari sektor manufaktur, dimana ISM Manufacturing di bulan May turun ke level 49 dari 51. Ini menunjukan indikasi peluang melemahnya sektor manufaktur AS dalam enam hingga sembilan bulan ke depan.

IHSG Fluktuatif, Menguat Terbatas (Range : 4,940β€”5,000). IHSG kembali ditutup melemah di awal pekan perdagangan bursa melanjutkan pelemahan yang terjadi akhir pekan kemarin. Indeks juga tampak mampu melewati support level pada equidistant channel dan juga EMA 50 yang mana hal tersebut berpotensi untuk berlanjut menuju support level terdekat di 4,940 hingga 4,905. Stochastic dan RSI yang masing-masing menunjukkan bahwa indeks sudah jenuh terhadap aksi jual berpeluang menghambat laju pelemahan indeks. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads