Nilai tukar rupiah sempat menembus angka 10.000 rupiah untuk kedua kalinya pada kemarin siang. Beberapa pelaku pasar mendorong Bank Indonesia untuk lebih sigap melakukan intervensi untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah. Aksi jual bersih asing sendiri sudah dilakukan selama 13 hari bursa berturut-turut dengan penurunan terbesar pada sektor basic industry sebesar 5,22% dan properti sebesar 5,18% pada kemarin hari.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi dapat kembali mengalami pelemahan. Kabar kesepakatan kenaikan royalti tambang pada tahun 2014 dapat menambah sentimen negatif di kalangan pelaku pasar terutama asing. Walaupun begitu peluang untuk rebound tetap terbuka karena penurunan besar yang terjadi membuat IHSG sudah jenuh jual. IHSG sendiri diharapkan akan bergerak pada kisaran level 4.515 β 4.720.
(dru/dru)











































