Phillip Securities: Didukung Kebijakan The Fed, IHSG Bullish

Phillip Securities: Didukung Kebijakan The Fed, IHSG Bullish

Phillip Securities - detikFinance
Jumat, 14 Jun 2013 08:49 WIB
Phillip Securities: Didukung Kebijakan The Fed, IHSG Bullish
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (13/06) di tutup di teritori negatif dengan penurunan 90.221 poin atau 1.92% dan berakhir di 4,607.663. Seluruh sektor ditutup melemah dengan sektor aneka industri berakhir dengan penurunan 2.97%, diikuti oleh sektor barang konsumen yang tergerus 2.96% dan sektor konstruksi melemah 2.68%. Dari dalam negeri, BI menaikan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin ke level 6.00%. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari kebijakan BI dalam merespon ekspektasi tingkat inflasi yang akan meningkat sejalan dengan naiknya harga BBM dalam waktu dekat ini dan ketidakpastian yang terjadi di pasar global. Dari pasar Asia indeks Nikkei jatuh sebesar 6.4% seiring dengan jatuhnya nilai tukar Yen dan ketidakpastian kebijakan moneter AS yang member tekanan pada pasar Asia. Indeks LQ45 jatuh 18.032 poin atau turun 2.32% dan berakhir di 759.495. Sebanyak 220 saham melemah dan 77 saham menguat pada perdagangan Kamis di Bursa Efek Indonesia, dimana 4.61 miliar lembar saham senilai Rp 7.46 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi jual bersih sebesar Rp 1.39 triliun. Saham saham yang mengalami penurunan terbanyak antara lain adalah Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) melemah 1750 poin atau 19.44% ke Rp 9,000, Jaya Konstruksi Manggala Pratama (JKON) tergerus 260 poin atau 14.77% ke Rp 1,760, Buana Finance (BBLD) terpangkas 100 poin atau 11.36% di Rp 880, Solusi Tunas Pratama (SUPR) kehilangan 700 poin atau 10.45% di Rp 6,700, dan Tembaga Mulia Semanan (TBMS) melemah 700 poin atau 7.78% di Rp 9,000. Saham yang termasuk di daftar top gainer antara lain Island Concepts Indonesia (ICON) naik 45 poin atau 14.52% ke Rp 310, Star Pacific (LPLI) menguat 100 poin atau 12.35% di Rp 810, Pakuwon Jati (PWON) bertambah 40 poin atau 12.31% menjadi Rp 325, Lion Metal Works (LION) mencetak 1,450 poin atau 12.03% di Rp 12,050, dan Eratex Djaja (ERTX) memperoleh 40 poin atau 11.77% di Rp 340.

Saham-saham AS berakhir dengan penguatan pada hari Kamis (13/06) dan mencatat kenaikan pada seluruh indeks utama-nya. Kenaikan ini disebabkan oleh kebijakan The Fed yang kemungkinan belum mengambil langkah pengurangan stimulus dalam rapat kali ini, serta di dukung oleh positifnya data ritel dan jobless claim AS. Indeks Dow Jones memperoleh 180.85 poin dan berakhir pada 15,176.08 atau naik 1.21%. Indeks S&P500 bertambah 23.84 poin atau terparesiasi 1.48% ke 1,636.36 dengan sektor keuangan yang mengalami kenaikan tertinggi dibanding sektor lainnya. Sementara itu, Indeks Nasdaq Composite memperoleh 44.94 poin atau mencetak 1.32% dan berakhir pada 3,445.37.

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia akan berpotensi bullish (naik) hari ini dengan skala yang terbatas. Optimisme pasar terbentuk melalui kemungkinan bahwa The Federal Reserve yang tidak akan mengambil langkah pengurangan stimulus dalam rapat kali ini serta cukup positifnya data ekonomi AS membuat pasar global dan regional bergairah pada perdagangan hari ini. Sementara itu dari sisi downside, kami memperkirakan pasar domestik hari ini akan terpengaruhi oleh kebijakan Bank Indonesia (BI) yang telah menaikkan suku bunga acuan di level 6%. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kami perkirakan akan bergerak bullish (naik) terbatas dengan support dan resistance masing-masing di 4,512. dan 4,718.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Stock Screener:
Bullish Trend:
DLTA - Bullish ( S2: 345,000 , S1: 345,000 , R1: 345,000 , R2: 345,000 )
BATA - Bullish ( S2: 85,000 , S1: 85,000 , R1: 85,000 , R2: 85,000 )
TCID - Bullish ( S2: 11,000 , S1: 11,000 , R1: 11,000 , R2: 11,000 )
LPCK - Bullish ( S2: 7,750 , S1: 7,900 , R1: 8,450 , R2: 8,850 )
MDLN - Bullish ( S2: 940 , S1: 950 , R1: 990 , R2: 1,020 )

Bearish Trend:
ELTY - Bearish ( S2: 50 , S1: 50 , R1: 50 , R2: 50 )
EXCL - Bearish ( S2: 4,175 , S1: 4,225 , R1: 4,325 , R2: 4,375 )
GGRM - Bearish ( S2: 46,850 , S1: 47,150 , R1: 48,150 , R2: 48,850 )
HRUM - Bearish ( S2: 3,775 , S1: 3,850 , R1: 4,025 , R2: 4,125 )
INDY - Bearish ( S2: 870 , S1: 870 , R1: 890 , R2: 910 )

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads