Minyak light sweet diperdagangkan di level US$94 per barel di New York di tengah penguatan nilai mata uang US Dollar dan ekspektasi perlambatan pertumbuhan ekonomi China.
IHSG Jumat lalu (21/6) ditutup turun 114,62 poin (-2,48%) ke 4.515,37 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp2.195 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, PGAS, TLKM, ASII, dan BBCA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, pelemahan IHSG menghasilkan sinyal gap down doji candlestick dengan peningkatan volume.
Pada perdagangan hari ini (24/6) IHSG diperkirakan masih akan melemah dan bergerak di kisaran 4.450-4.600 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ACES, ADHI, dan WIKA.
(etr/ang)











































