Mega Capital: IHSG Fluktuatif, Cenderung Menguat

Mega Capital: IHSG Fluktuatif, Cenderung Menguat

Mega Capital - detikFinance
Senin, 24 Jun 2013 08:01 WIB
Jakarta - Pekan lalu, IHSG terkoreksi -5.15%. Sepanjang pekan lalu, IHSG terkoreksi sebesar -5.15%. Koreksi tersebut terjadi seiring dengan koreksi bursa regional terkecuali Jepang. Sentimen negatif datang dari pernyataan Gubernur the Fed, Ben Bernanke. Bank Sentral Amerika memberikan sinyal pengurangan stimulus apabila perekonomian Amerika membaik. Data HSBC PMI China yang menunjukkan penurunan juga turut memberikan tekanan pada pasar. Dari dalam negeri, pemerintah akhirnya menaikkan harga BBM bersubsidi mulai Sabtu (22/06). Pada perdagangan Jumat, IHSG terkoreksi -2.48% ke level 4,515.37. Seluruh sektor mengalami pelemahan terutama infrastruktur (-3.78%), industri dasar (-3.78%) dan aneka industri (-3.14%). Aksi jual investor asing kembali terjadi dengan penjualan sebesar IDR 2.3 triliun sehingga total pembelian asing untuk tahun perdagangan 2013 tersisa IDR 21.3 miliar.

Wallstreet melemah pekan lalu. Indeks Dow, S&P 500 dan Nasdaq ditutup terkoreksi masing-masing sebesar -1.80%, -2.11% dan -1.94% pada perdagangan minggu lalu setelah Bank Sentral Amerika mengindikasikan akan mengurangi program stimulus mulai tahun ini. Saat ini the Fed melakukan pembelian surat utang senilai USD 85 miliar per bulan. Dua indikator yang digunakan untuk menentukan stimulus tersebut adalah angka pengangguran yang ditargetkan berada di level 7.0% dan inflasi dengan target 2.0%. Adapun untuk perdagangan Jumat, indeks ditutup bervariasi dengan Dow menguat 0.28% dipimpin oleh sama P&G dan Coca-Cola, S&P menguat 0.27% dan Nasdaq terkoreksi -0.22% akibat pelemahan saham Oracle setelah rilis penjualan yang berada di bawah ekspektasi. Untuk minggu ini, data ekonomi yang akan dirilis antara lain adalah consumer confidence, GDP, jobless claims dan Chicago PMI.

IHSG Fluktuatif, Cenderung Menguat (Range : 4,470β€”4,560). IHSG kembali ditutup melemah di 4,515 pada perdagangan akhir pekan kemarin melanjutkan pelemahan yang terjadi sehari sebelumnya. Indeks juga tampak kembali mengalami gap down dan sempat mencoba untuk melewati support level di 4,500. Kemampuan indeks bertahan di atas level tersebut di atas memberikan peluang untuk rebound jangka pendek dan menguji resistance level di 4,560 hingga 4,620 atau menutup gap. Namun stochastic berpotensi menghambat laju kenaikan indeks. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif pada kecenderungan menguat.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads