Sebenarnya jika di analisa asing memiliki trend masuk yang semakin meningkat setiap tahunnya. Selain itu jika terdapat banyak pembelian pada suatu kuartal, maka mereka akan melakukan pengurangan pembelian atau bahkan cenderung keluar di kuartal selanjutnya.
Pada Q1 2012 pola tersebut juga terlihat dimana mereka membeli sebanyak 10 triliun dan menjual sekitar 8 triliun pada Q2. Jadi bukan tidak mungkin jika terjadi pembelian besar-besaran di Q3 atau Q4 2013 yang seperti di Q3 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu jika memang pertumbuhan Amerika membaik, hal tersebut akan berdampak positif kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memperkirakan angka pertumbuhan ekonomi di tahun 2014 akan berada di level 6,4 hingga 6,8 persen. Pertumbuhan ini ditopang oleh membaiknya pertumbuhan ekonomi Amerika sehingga akan berdampak pada membaiknya kinerja ekspor impor Indonesia.
Untuk hari ini IHSG berpotensi mengalami teknikal rebound karena telah melemah dalam 3 hari terakhir. Diprediksikan asing masih akan melakukan penjualan sampai akhir bulan. Jadi ancaman koreksi lanjutan masih sangat tinggi. Tidak dapat dipungkiri ada banyak alasan untuk asing melakukan penyesuaian jumlah portofolionya di Indonesia. Menurunnya pertumbuhan ekonomi Indonesia, ancaman inflasi yang cukup tinggi dan masih defisitnya neraca perdagangan menjadi alasan yang cukup kuat untuk mengurangi posisi, namun hal tersebut dapat berubah jika pada Q3 kita dapat mengoptimalkan potensi pertumbuhan ekonomi yang kita miliki. Oh ya, jangan lupa PE IHSG sudah turun lagi ke 15,2x.
IHSG 4400 β 4600
Saham Pilihan :
RALS 1250 - 1500 Buy on Weakness
AISA 1100 - 1300 Spec Buy
BSDE 1660 - 1800 Spec Buy
(dru/dru)











































