First Asia: IHSG Masih Diwarnai Aksi Jual

First Asia: IHSG Masih Diwarnai Aksi Jual

First Asia - detikFinance
Selasa, 25 Jun 2013 08:33 WIB
First Asia: IHSG Masih Diwarnai Aksi Jual
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan tercatat melemah 85,91 poin atau 1,90 persen menjadi 4.429,46. Indeks LQ 45 pun tercatat melemah ke 728.39. Pelemahan terutama terjadi di beberapa sektor utama. Yakni, sektor konsumsi melemah ke 1.833,3, sektor perkebunan melemah ke 1.861,48 dan sektor manufaktur melemah ke 1.192,52. Sementara sektor infrastruktur menguat ke 911,67. Asing masih melakukan net sell sebanyak Rp. 681 miliar. Pada sesi awal perdagangan IHSG berhasil rebound akan tetapi derasnya aksi jual yang dilakukan oleh asing membuat IHSG kembali melemah. Aksi jual ini dipicu oleh rencana The Federal Reserve yang akan mulai mengurangi program stimulusnya mulai tahun ini. Selain itu, ada juga kekhawatiran akan krisis likuiditas di China.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,9% menjadi 14.659,56. Volume transaksi sebesar 8,5 miliar saham semalam, 32% lebih rendah dari volume rata-rata transaksi tiga bulanan. Selain AS, seluruh bursa eropa juga menalami penurunan sekitar 1%. Sejumlah sentimen menyebabkan bursa Global tampak tak bertenaga. Salah satunya adalah pasar saham China yang akhirnya terjatuh ke pasar bearish di tengah kecemasan mengenai pengetatan kredit yang dikhawatirkan akan memukul perekonomian China. Selain itu, investor juga masih mencemaskan langkah the Federal Reserve yang mempertimbangkan untuk menghentikan program kebijakan quantitative easing.

IHSG hari ini sepertinya akan bergerak menguji support di 4400. Jika berhasil break maka support selanjutnya ada di kisaran 4200. Catatan saja akhir tahun 2012 IHSG berada pada level 4316.68. IHSG sebenarnya memiliki sinyal positif dari Moody's yang mengapresiasi langkah pemerintah menaikkan bbm. Masih tingginya aksi jual masih akan kembali menekan IHSG. Akan tetapi penurunan hari ini tidak akan sebesar kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG 4380 - 4460

Saham Pilihan :

BSDE 1600 - 1820 Buy on Weakness

CPIIN 4400 - 4800 Hold

INTP 20500 - 22000 Spec Buy

AISA 1050 - 1200 Sell

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads