Bursa global pada perdagangan semalam kembali terlihat masih terjebak dalam teritori negatif setelah kembali ditutup merata melemah baik bursa eropa maupun bursa AS. Penutupan yang merata melemah dari bursa eropa pada perdagangan semalam dipengaruhi oleh kecemasan yang masih menghantui investor di eropa akan potensi dampak negatif dari rencana pengurangan QE3 oleh The Fed serta ancaman berkurangnya likuiditas di China setelah bank sentral negara tersebut menginstruksikan bank-bank di China untuk meningkatkan manajemen kas mereka termasuk pengetatan penyebaran kredit di negara tersebut. Kondisi ini berpotensi akan semakin menambah akselerasi laju perlambatan pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Kebijakan bank sentral China terakhir tersebut membuat Goldman Sachs menurunkan outlook pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Goldman Sachs pada akhirnya mengikuti langkah Moody’s yang sudah lebih dulu menurunkan outlook pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Ancaman perlambatan pertumbuhan ekonomi China tersebut pada akhirnya juga membuat bursa AS turut ditutup melemah semalam. Ancaman berkurangnya likuiditas di China tersebut kami perkirakan akan membuat bursa Asia masih berpotensi terjebak dalam teritori negatif pada perdagangan hari ini. Tekanan tren negatif dari bursa global serta potensi tekanan tren negatif dari bursa regional tersebut kami perkirakan akan membuat IHSG masih cenderung kembali melemah hari ini dengan kisaran pergerakan pada level support 4.363 - 4.385 dan level resistance 4.495 - 4.517.
Stock Pick
WIKA
Last Price : 2.000
Buy On Weakness
Support Level : 1.860 - 1.910
Resistance Level : 2.150 - 2.350
MNCN
Last Price : 2.450
Buy On Weakness
Support Level : 2.275 - 2.350
Resistance Level : 2.650 - 2.825
INDF
Last Price : 6.350
Speculative Buy
Support Level : 6.050 - 6.200
Resistance Level : 6.550 - 6.700
(dru/dru)











































