Woori Koorindo: IHSG Sideways Pasca Koreksi Index

Woori Koorindo: IHSG Sideways Pasca Koreksi Index

- detikFinance
Jumat, 28 Jun 2013 08:54 WIB
Jakarta - Setelah laju rebound yang meningkat pada hari sebelumnya, Rabu (26/6), IHSG menunjukkan pergerakan indeks yang cenderung flat pada hari ini Kamis (27/6). Setelah dibuka menguat cukup besar pada sesi awal perdagangan, di sepanjang sesi pertama dan kedua, volatilitas IHSG tampak menurun, dan akhirnya ditutup menguat +1.92% di level 4,675.749. Momentum beli saham yang sebelumnya meningkat drastis, kini mulai mereda, posisi nilai transaksi dominan tetap didominasi oleh investor lokal. Peningkatan volume jual tampak meningkat menjelang penutupan market hari ini, dan kembali menekan laju IHSG.
Hari ini (Kamis) nilai transaksi asing menorehkan posisi net buy sebesar Rp 48 miliar, setelah dalam beberapa sesi perdagangan sebelumnya peningkatan drastis posisi net sell asing mewarnai sesi perdagangan.

Based on percentage points and significant transaction value:
Top 5 gainers: NRCA, CNKO, INVS, ACST, dan SCMA
Top 5 losers: GJTL, PTPP, HRUM, INTP, dan ADHI
Top 3 sector gainers: Infrastructure, Consumer, dan Misc-Industry

Saham-saham big cap pemimpin posisi teratas dalam deretan saham index mover kali ini antara lain adalah: TLKM, UNVR, ASII, PGAS, dan BMRI. Seluruh sektor di bursa efek Indonesia berhasil ditutup di posisi lebih tinggi dengan persentase perolehan gains yang semakin meningkat dari hari sebelumya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks saham regional Asia kembali melakukan rally dalam perdagangan Kamis (27/6), dan mayoritas berhasil ditutup di teritori positif. Persepsi positif pelaku pasar akan perkembangan situasi pasar uang di daratan China serta meredanya kekhawatiran akan penarikan stimulus moneter the Fed berhasil mempengaruhi sentimen pasar dan laju bursa regional.

IHSG kembali berpeluang untuk kembali masuk ke dalam tren pergerakan sideways jangka pendek dengan range support level pada 4373 dan resistance di 4732 setelah koreksi indeks pada beberapa hari sebelumnya. Moving Average line menunjukkan peluang index upside position. Stochastic jangka pendek menunjukkan sinyal buy yang valid, dan menunjukkan kesempatan untuk mengoleksi saham lebih lanjut. Namun tetap berhati-hati karena IHSG masih menunjukkan volatilitas yang masih cukup tinggi.

Stock Recommendation:
INDF: Hold
Candlestick: Bearish harami cross
Bolinger band: Decreasing upside deviation
Stochastic: Potential rally

WIKA: Buy on weaknesses
MACD: Declining sell power, price convergence
RSI: Potential mid-point crossing
Stochastic: ST buy signal

INAF: Hold
MACD: Increase buy momentum
MFI & RSI: Potential upside
Stochastic: Oversold upwards level penetration

Stock Watch:
KBLI, BNII, TAXI, PNLF

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads