Mega Capital: IHSG Cenderung Menguat

Mega Capital: IHSG Cenderung Menguat

- detikFinance
Selasa, 02 Jul 2013 07:55 WIB
Mega Capital: IHSG Cenderung Menguat
Jakarta - Profit Taking Tekan IHSG -0.86%. Di awal pekan perdagangan IHSG tertekan -0.86% dan mengalami pelemahan sepanjang perdagangan kemarin. Pasca penguatan dalam tiga hari berturut turut di pekan lalu indeks melemah oleh aksi jual di seluruh sektor khususnya konsumsi -2.2% dan aneka industri -1.9%. Hanya sektor perbankan yang mencatatkan penguatan tipis +0.06% pada perdagangan kemarin. Data PMI manufaktur di China dan Indonesia juga menjadi katalis negatif dorongan aksi jual pada IHSG, dimana HSBC Markits PMI index menunjukkan aktivitas manufaktur di Indonesia turun dan berada pada level 51.0 (vs Mei 51.6) terendah dalam empat bulan. Meskipun demikian masih di atas level benchmark 50. Sedangkan PMI china yang dirilis Badan Statistik China mengalami tekanan juga ke level 50.1 terendah dalam empat bulan dari sebelumnya 50.8. Rilis data Inflasi oleh BPS yang sebesar 5.9% lebih rendah dibanding konsensus Reuters 6.1% sempat mengurangi tekanan IHSG. Namun ekspektasi meningkatnya infla si di bulan Juli akibat siklikal bulan puasa dan hari raya serta dampak kenaikan BBM mendorong tekanan jual kembali pada IHSG.Investor asing pada perdagangan kemarin mencatatkan net sell Rp301 miliar.

Data Ekonomi dorong penguatan Wall Street. Bursa Amerika menguat di awal pekan oleh sentimen positif rilis data ekonomi di sektor manufaktur. Data ISM Mfg Index untuk bulan Juni mencatatkan kenaikan di level 50.9 (Cons. 50.5 & prior 49.0) pasca mengalami kontraksi di bulan Mei serta didukung data Construction spending yang naik +0.5% dimana merupakan level kenaikan tertinggi dalam empat tahun terakhir untuk bulan Mei. Disamping itu, semalam juga dirilis data PMI Mfg Index di level 51.9 yang menunjukkan adanya pertumbuhan yang melambat sedikit dibawah perkiraan 52.3 namun masih di atas level benchmark 50 yang mengindikasikan masih adanya pertumbuhan di sektor manufaktur dalam beberapa bulan mendatang. Dow jones menguat +0.44%, Nasdaq +0.92% serta S&P 500 +0.54% dimana saham-saham sektor konsumsi dan jasa serta sektor teknologi mencatatkan penguatan tertinggi pada indeks S&P.

IHSG Cenderung Menguat (Range : 4,720β€”4,820). IHSG pada perdagangan awal pekan pekan kemarin ditutup melemah di level 4,777 sekaligus mengakhiri rally pembelian yang terjadi selama 3 hari terakhir. Pelemahan indeks berpotensi membawa harga berada pada masa konsolidasi selama beberapa hari kedepan atau bergerak sideways dengan resistance level di 4,860 dan support level di 4,700. RSI yang bergerak keluar meninggalkan wilayah oversold berpeluang membawa IHSG bergerak menguat, sementara stochastic juga berada pada kecenderungan bullish. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads