OSO Securities: IHSG Cenderung akan Flat

OSO Securities: IHSG Cenderung akan Flat

- detikFinance
Rabu, 03 Jul 2013 08:05 WIB
OSO Securities: IHSG Cenderung akan Flat
Jakarta - Pada perdagangan kemarin (02/07), IHSG kembali mengalami pelemahan. IHSG ditutup turun 1.02% ke level 4,728.70. Pelaku pasar merespon negatif kabar dari Bank Dunia yang merevisi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,9% dari prediksi awal sebesar 6,2% disebabkan kenaikan harga BBM bersubsidi yang akan mendorong kenaikan inflasi yang menyebabkan turunnya konsumsi domestik. Namun dilain hal, Pemerintah Indonesia tetap optimis dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Pelemahan ini dipimpin oleh sektor Agrikultur yang turun 2.86%. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 363 miliar.

Semalam (02/07), bursa Wall Street mengalami pelemahan tipis. Indeks DJIA melemah sebesar 42.55 poin atau turun 0.28% ke level 14,932.41, indeks Nasdaq melemah sebesar 1.09 poin atau turun 0.03% ke level 3,433.40, indeks S&P juga ikut melemah sebesar 0.05 poin atau turun 1,614.08% ke level 1,606.28. Di tengah naiknya Factory Orders bulan Mei sebesar 2.1% atau merupakan kenaikan dua bulan berturut-turut serta naiknya Auto Sales bulan Juni. Namun investor masih berhati – hati terhadap pernyataan Presiden Federal Reserve New York, William Dudley yang mengkuatirkan kenaikan suku bunga serta sentiment negatif datang dari Negara Mesir mengenai krisis politik Negara tersebut.

Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak variatif dengan kecenderungan flat seiring dengan bursa Asia yang di buka rata-rata flat. Secara teknikal, IHSG membentuk pola seperti black engulfing dan berada di area midlle bolingger bands. Indikator MACD bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang, indikator stochastic berada di area overbought. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4650-4860 resistance.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads